A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

80 Rumah dan Pesantren di Jatinegara Tegal Rusak Akibat Tanah Bergerak - Ntvnews.id

80 Rumah dan Pesantren di Jatinegara Tegal Rusak Akibat Tanah Bergerak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Feb 2026, 17:20
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Bencana tanah bergerak kembali melanda wilayah lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Bencana tanah bergerak kembali melanda wilayah lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. (radar tegal)

Ntvnews.id, Jakarta - Bencana tanah bergerak kembali melanda wilayah lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa 3 Februari 2026 ini mengakibatkan puluhan rumah warga rusak parah dan operasional Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Adalah terancam lumpuh.

Informasi dan video diunggah akun radartegal.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Radar Tegal (@radartegalofficial)

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Senin 2 Februari 2026 siang hingga Selasa dini hari menjadi pemicu utama. Warga sempat khawatir akan kondisi rumah-rumah mereka.

Menurut Pengurus Ponpes Al-Adalah Mohamad Furqon, pergerakan tanah terjadi secara perlahan namun berdampak fatal pada konstruksi bangunan.

"Awalnya hanya retakan rambut pada Senin sore, tapi kondisi terparah terjadi tengah malam. Tanah bergerak pelan tapi merusak bangunan vital," ujar Furqon.

Saat ini, sebanyak 526 santri masih bertahan di lingkungan pesantren dengan pengamanan darurat.

Baca Juga: Pemkab Purwakarta Relokasi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak

x|close