Kebutuhan Air Bersih Terus Dipasok di Sumbar, Pembuatan Sumur Bor Diperbanyak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Feb 2026, 22:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Masyarakat mengantre untuk mengisi jeriken dengan air bersih di Sumatera. Masyarakat mengantre untuk mengisi jeriken dengan air bersih di Sumatera. (Istimewa)

Ntvnews.id, Sumatera Barat – Percepatan pemulihan pascabencana terus dilakukan. Salah satunya melalui ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan sumur bor sebagai sumber air bersih permanen, sekaligus pendistribusian air bersih siap minum ke sejumlah wilayah terdampak di Sumatra Barat.

Berdasarkan laporan pemantauan di lapangan pada Senin, 2 Februari 2026, pembangunan sumur bor telah rampung sebanyak 17 unit yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota, di antaranya Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok, serta Kota Padang. Selain itu, dua unit sumur bor lainnya masih dalam tahap pembangunan, khususnya di wilayah Kota Padang.

Pembangunan sumur bor di Kelurahan Kapalo Koto dan Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dilengkapi dengan bak penampungan air untuk memastikan ketersediaan cadangan air bersih bagi warga. Personel TNI turut terlibat aktif dalam proses pembangunan, mulai dari pemasangan tiang pancang hingga penyiapan sarana penampungan air.

Baca Juga: Pemerintah Kebut Pembangunan Huntap di Sumatera Utara dan Tapanuli Selatan

Selain pembangunan sumber air bersih, pemerintah juga melaksanakan pendistribusian air bersih siap minum menggunakan mobil reverse osmosis (RO) dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) dan mobil pemadam kebakaran dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Distribusi dilakukan di sejumlah wilayah terdampak di Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam.

Dari rangkaian foto dan video yang diterima, masyarakat terlihat antusias dan tertib mengantre untuk mengisi jeriken mereka dengan air bersih. Kehadiran armada distribusi air ini menjadi solusi sementara yang krusial, terutama bagi warga yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih pascabencana.

Melalui kombinasi pembangunan infrastruktur air bersih dan distribusi air siap konsumsi, pemerintah berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi.

Baca Juga: Dari Desa ke Desa, Layanan Kesehatan TNI-Polri Keliling Obati Warga Terdampak Bencana Sumatera

x|close