Ntvnews.id, Gayo Lues - Upaya pemulihan daerah terdampak bencana di Sumatra terus berlangsung. Di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pemerintah sedang mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) untuk para warga terdampak bencana.
Berdasarkan pantauan pada Rabu, 4 Februari 2026, fondasi dan rangka bangunan dari baja ringan telah berdiri di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejere. Bahan-bahan bangunan seperti pasir dan semen juga telah disiapkan.
Demikian juga di Desa Aih Sela, Kecamatan Pantan Cuaca. Para pekerja tengah menyusun rangka baja ringan dan atap seng.
Nantinya, setiap huntara akan dilengkapi dengan akses air, listrik, kamar tidur, dan kamar mandi.
Para personel TNI turut membantu pembangunan huntara-huntara tersebut, berkolaborasi dengan warga setempat.
Baca Juga: BPBD Catat, Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas Jadi 58,7 Hektare
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sebelumnya telah menyampaikan bahwa pembangunan huntara dipercepat demi kenyamanan para warga terdampak bencana, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Harapannya, warga terdampak bencana bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman di bulan Ramadan.
"Itu sudah menjadi arah Bapak Presiden. Kita memberikan dukungan penuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas Muslim, agar saat Ramadan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meski dalam kondisi pascabencana," ujar Dody.
Baca Juga: Aceh Perlahan Pulih, Jalan hingga Saluran Air Serentak Dibersihkan
Proses pembangunan hunian sementara di Aceh, pada Rabu, 4 Februari 2026 (Antara)