Ntvnews.id, Jakarta - Jakarta berpotensi diguyur hujan ringan pada Kamis, 5 Februari 2026 terutama pada siang hingga sore hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian wilayah Ibu Kota akan mengalami perubahan dari cerah berawan pada pagi hari menjadi hujan ringan saat memasuki siang.
Pada Kamis pagi, cuaca Jakarta umumnya cerah berawan. Namun, Jakarta Selatan diperkirakan berawan, sementara Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu cenderung cerah. Suhu udara berada di kisaran 26-29 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan 72-83 persen. Kecepatan angin pagi hari diprediksi berkisar 6,4-15,7 km/jam.
Memasuki siang hari, hujan ringan berpotensi turun di sebagian besar wilayah Jakarta. Pengecualian terjadi di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang diprakirakan tetap berawan. Suhu rata-rata berkisar 27-28 derajat Celcius, kelembapan udara 76-80 persen, serta kecepatan angin meningkat pada kisaran 10,4-18,8 km/jam.
Ilustrasi hujan lebat. ANTARA/HO (Antara)
Baca Juga: Jakarta dan Banten Kembangkan Bendung Polor untuk Air Bersih
Pada sore hari, kondisi serupa masih berlanjut. Sebagian wilayah Jakarta diperkirakan tetap mengalami hujan ringan, sementara Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu kembali berawan. Suhu udara rata-rata mencapai 28 derajat Celcius, dengan kelembapan 75-78 persen dan kecepatan angin 4,5-17,2 km/jam.
Sementara itu, malam hari cuaca Jakarta cenderung cerah. Namun, Jakarta Selatan diprakirakan cerah berawan dan Kepulauan Seribu berawan. Suhu udara malam hari berada di kisaran 25-27 derajat Celcius, dengan kelembapan cukup tinggi yakni 84-88 persen. Kecepatan angin malam hari diperkirakan 5,8-23,7 km/jam.
Adapun pada Jumat, 6 Februari dini hari, Jakarta diprakirakan berawan, kecuali Kepulauan Seribu yang berpotensi mengalami hujan ringan. Suhu udara berkisar 24-26 derajat Celcius, kelembapan meningkat hingga 87-91 persen, dan kecepatan angin berada di kisaran 9,1-26,1 km/jam.
(Sumber: Antara)
Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup Total Imbas Demo di Depan Gedung DPR RI (NTVNews.id/ Aswan)