Ntvnews.id, Tel Aviv - Sebuah penerbangan membuat pihak keamanan Israel bergerak cepat. Pesawat tersebut dialihkan dengan iringan jet tempur hanya karena Wi-Fi pesawat diberi nama ‘Teroris’.
Kekacauan itu terjadi pada penerbangan Wizz Air W95301 yang melintasi rute dari Bandara London Luton (LTN) menuju Bandara Ben-Gurion (TLV), Israel. Seorang penumpang diduga menemukan pesan ancaman ketika ia dan penumpang lain membuka ponsel mereka.
Dilansir dari Times of Israel, Selasa, 10 Februari 2026, mereka melihat hotspot Wi-Fi yang diberi label dengan bahasa Arab untuk “teroris.” Pesan ini kemudian memicu pasukan keamanan untuk mengerahkan jet tempur guna mengawal pesawat mendarat di Bandara Internasional Ben Gurion, tempat para pejabat memeriksa pesawat.
"Pesawat mendarat, dan ditemukan bahwa tidak ada insiden nyata," kata juru bicara Otoritas Bandara Israel kepada The Times.
Baca Juga: Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran di Tengah Upaya Negosiasi Nuklir
Menurut media lokal Channel 12 dan Wall, pesan itu dikirim oleh anak dari pasangan ultra-Ortodoks yang diduga mengubah hotspot ponselnya menjadi nama yang mengancam. Ketika penumpang lain mencoba terhubung ke Wi-Fi pesawat, mereka melihat nama “teroris” dan segera memberi tahu awak kabin.
Pesawat tersebut terlihat berputar-putar beberapa kali di sekitar Laut Mediterania sebelum akhirnya mendarat di Bandara Ben Gurion, menurut data dari FlightAware.
Bandara sempat menghentikan sementara semua penerbangan masuk dan keluar akibat insiden tersebut. Langkah-langkah keamanan ini segera dicabut, menurut Otoritas Bandara Israel. Insiden itu saat ini masih dalam penyelidikan.
Kasus serupa terjadi bulan lalu ketika penerbangan Turkish Airlines menuju Istanbul harus melakukan pendaratan darurat setelah seorang penumpang menemukan hotspot Wi-Fi dengan nama bom di dalam pesawat.
Ilustrasi - Pesawat jet tempur. ANTARA/Anadolu (Antara)