Ntvnews.id, Moskow - Rusia menyatakan kesiapan untuk kembali mengoperasikan layanan penerbangan langsung dengan Amerika Serikat (AS) dengan syarat pembatasan terhadap maskapai Rusia dicabut. Hal tersebut disampaikan oleh Badan Transportasi Udara Federal Rusia.
Dilansir dari Anadolu, Selasa, 10 Februari 2026, Rusia pada prinsipnya siap melanjutkan penerbangan langsung antara kedua negara, ujar Kepala Badan Transportasi Udara Federal Dmitry Yadrov dalam wawancara dengan saluran televisi Russia-24.
Baca Juga: PSI Serahkan Penentuan Cawapres 2029 Kepada Prabowo Subianto
Yadrov menjelaskan, layanan penerbangan langsung dapat dipulihkan setelah pembatasan yang dikenakan pada maskapai Rusia dicabut, serta adanya jaminan bahwa pesawat Rusia yang mendarat di bandara-bandara AS tidak menghadapi risiko seperti penahanan.
Sejak konflik Rusia-Ukraina pecah pada 2022, Amerika Serikat menutup wilayah udaranya bagi pesawat Rusia sebagai bagian dari sanksi yang dijatuhkan terhadap Moskow. Sebagai balasan, Rusia juga memberlakukan pembatasan serupa terhadap penerbangan Amerika Serikat.
ilustrasi pesawat. (Pixabay)