Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pelajar di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris meregang nyawa usai diserang buaya saat memasang jaring ikan di aliran sungai, Senin (9/2/2026) sore, sekitar pukul 16.00 Wita.
Video diunggah akun kendari info.
View this post on Instagram
Korban bernama Feldi (17), pelajar asal Lingkungan III Kelurahan Watubangga. Peristiwa terjadi di aliran sungai dengan kedalaman air diperkirakan mencapai dua meter.
Wakil Kepala Polsek Watubangga, Ipda Mirwan Pasalli, menjelaskan insiden bermula saat korban bersama ayahnya, Ramli, sedang membentangkan pukat ikan di sungai. Namun, tak lama setelah jaring terpasang, buaya langsung menyerangnya.
“Setelah jaring dipasang, tiba-tiba korban berteriak meminta tolong. Saat itu seekor buaya sudah menyeret korban ke dalam air,” jelas Mirwan, Selasa (10/2).
Melihat kejadian itu, Ramli dengan sigap berusaha menolong korban. Ia nekat mendekati buaya dan menarik bagian ekornya hingga korban berhasil dilepaskan dari serangan reptil tersebut.
Berkat aksi cepat Ramli, nyawa Feldi berhasil diselamatkan. Warga yang mengetahui kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Watubangga untuk mendapatkan perawatan medis. Akibat serangan buaya, Feldi mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya.
“Korban mengalami luka di bagian dada, paha kanan, lutut kanan, serta punggung kaki kanan. Pihak puskesmas berencana merujuk korban ke RS SMS Berjaya untuk penanganan lebih lanjut,” tutupnya.
Baca Juga: Polisi Pastikan Rantai di Exit Tol Rawa Buaya Dipasang Dishub Bukan Pak Ogah
Pompa BBM pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.116.12 Kembangan, Jakarta Barat, dipasangi garis polisi akibat insiden tercampurnya pertalite dengan solar, Senin 4 Agustus 2025. ANTARA/Risky Syukur (Antara)