Bank Vatikan Perkenalkan Indeks Saham Berbasis Prinsip Etika Katolik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Feb 2026, 13:09
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Sejumlah umat Katolik berkumpul untuk memberi penghormatan terakhir kepada jenazah Paus Fransiskus di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (26/4/2025). Sejumlah umat Katolik berkumpul untuk memberi penghormatan terakhir kepada jenazah Paus Fransiskus di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (26/4/2025). (Dok.Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Bank Vatikan atau yang secara resmi dikenal sebagai Institute for the Works of Religion (IOR) mengumumkan peluncuran dua indeks saham baru yang ditujukan untuk pasar Amerika Serikat dan kawasan Euro. Peluncuran tersebut dilakukan pada Selasa, 10 Februari 2026 waktu setempat.

Kedua indeks itu diklaim dirancang dengan pendekatan investasi yang “sepenuhnya selaras dengan prinsip etika Katolik”. Demikian dilansir dari laman Anadolu, Rabu, 11 Februari 2026.

Dalam keterangan tertulisnya, IOR menyampaikan bahwa produk yang diperkenalkan adalah Morningstar IOR Eurozone Catholic Principles dan Morningstar IOR US Catholic Principles. Kedua indeks tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan Morningstar, perusahaan global yang dikenal sebagai penyedia analisis investasi independen dan solusi indeks.

Menurut IOR, indeks tersebut disusun dengan mengikuti standar praktik terbaik di pasar keuangan sekaligus mengacu pada kriteria etika Katolik. Tolok ukur ini diharapkan dapat menjadi referensi investasi bagi komunitas Katolik di berbagai negara.

Baca Juga: Solidaritas untuk Mgr. Paskalis Bruno Syukur, Umat Gelar Aksi Seribu Lilin di Depan Kedubes Vatikan

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen IOR untuk memastikan seluruh proses investasinya sepenuhnya konsisten dengan prinsip etika Katolik.

Adapun Morningstar IOR Catholic Principles Eurozone Index dan Morningstar IOR Catholic Principles US Index masing-masing terdiri atas 50 perusahaan tercatat. Komposisinya difokuskan pada emiten berkapitalisasi menengah hingga besar di kedua kawasan tersebut.

IOR menegaskan bahwa kedua indeks tersebut dirancang agar sepenuhnya sejalan dengan Kebijakan Investasi internal lembaga. Selain itu, strukturnya juga disiapkan agar dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan pendekatan investasi etis berbasis prinsip Katolik di masa mendatang.

x|close