Pramono Sentil Depok Soal Halte Transjabodetabek: Jangan Semuanya Jakarta yang Menyiapkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Feb 2026, 16:38
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramon Anung Pramon Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyoroti kondisi layanan Transjabodetabek yang melayani rute hingga ke wilayah Depok, khususnya kawasan Sawangan. Ia meminta Pemerintah Kota Depok turut bertanggung jawab dalam penyediaan dan perbaikan halte demi kenyamanan penumpang.

Pernyataan tersebut menjawab terkait pertanyaan soal adanya laporan kepadatan penumpang Transjabodetabek di Depok. Bahkan, masyarakat disebut harus mengantre selama 30 menit hingga satu jam untuk bisa naik bus.

Menanggapi hal itu, Pramono menegaskan bahwa Depok bukan bagian dari wilayah administrasi DKI Jakarta. Karena itu, pembangunan dan pembenahan halte di wilayah Depok seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat.

"Tapi intinya beginilah. Yang di Depok itu karena Depok kan bukan Provinsi DKI Jakarta, harusnya haltenya ya jangan kemudian semuanya Jakarta yang menyiapkan," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.

Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M <b>(Ntvnews.id/ Adiansyah)</b> Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M (Ntvnews.id/ Adiansyah)

Baca Juga: Pramono Ikut Arahan Pemerintah Pusat Terkait WFH Bagi Pekerja

Ia berharap ada sinergi antarwilayah dalam mendukung operasional Transjabodetabek sebagai transportasi publik lintas kota. Menurutnya, kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Depok sangat penting agar layanan transportasi massal ini semakin optimal dan mampu mengurangi kemacetan di kawasan penyangga ibu kota.

Ia juga menyampaikan harapannya agar fasilitas pendukung, termasuk halte Transjabodetabek di Depok, dapat segera dibangun atau diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat.

"Saya ikut berharap dan mendoakan mudah-mudahan untuk yang seperti itu termasuk haltenya tentunya dibangun oleh pemerintah daerah setempat," sambung Pramono Anung.

x|close