Ntvnews.id, New York - Duta Besar Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Riyad Mansour, dipastikan masuk dalam daftar diplomat yang dinominasikan sebagai Presiden Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-81 pada 2026.
Juru bicara Presiden SMU PBB, La Neice Collins, menyampaikan bahwa Sekretariat PBB telah menerima tiga nominasi untuk posisi tersebut.
Dilansir dari Anadolu, Kamis, 12 Februari 2026, ketiga kandidat yang diajukan adalah Md. Touhid Hossain dari Bangladesh, Andreas S. Kakouris dari Siprus, serta Riyad Mansour dari Negara Palestina.
Baca Juga: PBB: Gaza Masih Alami Krisis Air Meski Pasokan dari Israel Dibuka Kembali
Collins menjelaskan bahwa posisi Presiden SMU PBB periode berikutnya dialokasikan bagi negara-negara dari kelompok Asia Pasifik sesuai dengan mekanisme rotasi kawasan yang diterapkan di PBB.
Ia juga mengungkapkan bahwa Mansour menjadi satu-satunya kandidat yang telah menyerahkan dokumen pernyataan visi dan misi. Dalam dokumen itu, Mansour menguraikan prioritas, sasaran, serta berbagai isu yang akan menjadi fokusnya apabila terpilih.
Pemilihan Presiden Sidang Majelis Umum PBB ke-81 dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2026 di Aula Majelis Umum PBB, New York, Amerika Serikat.
Arsip - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres (tampak di layar) berbicara melalui tautan video pada debat terbuka Dewan Keamanan tentang masa depan PBB di Markas Besar PBB di New York, 24 Oktober 2025. (ANTARA/Xinhua/Xie E.) (Antara)