Pembangunan Huntara dan Huntap di Sumatra Dikebut, Warga Segera Punya Hunian Layak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 21:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) di Aceh. Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) di Aceh. (Istimewa)

Ntvnews.id, Aceh – Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra. Percepatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak segera menempati hunian yang lebih layak dan aman.

Di lapangan, pembangunan huntara menunjukkan progres signifikan. Di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, personel TNI dari Komando Distrik Militer setempat membangun huntara bagi warga terdampak bencana di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren.

Sejumlah unit telah berdiri dan memasuki tahap penyempurnaan. Sementara itu, kerangka bangunan baru terus didirikan agar kapasitas hunian semakin memadai.

Di Sumatra Barat, percepatan pembangunan huntara juga berjalan pesat. Setidaknya terdapat sembilan titik kawasan huntara yang telah rampung dan siap huni, tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang.

Baca Juga: Ramadhan dengan Harapan Baru: Huntara Modular Bener Meriah Segera Dihuni Warga

Sementara itu, satu kawasan huntara di Kabupaten Pesisir Selatan masih dalam tahap pembangunan dengan progres mencapai 65 persen. Penyelesaian huntara di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Nagari Puluik-Puluik, ini akan terus digenjot agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Di Sumatra Utara, pembangunan huntara berjalan beriringan dengan percepatan pembangunan huntap.

Di kawasan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pengecoran struktur bangunan huntap telah dimulai di lahan PTPN IV, disertai penyiapan material konstruksi untuk mendukung tahapan pembangunan berikutnya.

Hunian permanen ini dirancang sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Sebelumnya, dalam Konferensi Pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera di Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026, Ketua Satuan Tugas PRR sekaligus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pemindahan warga dari tenda darurat ke hunian yang lebih permanen.

Baca Juga: Banyak Huntara-Huntap di Aceh dan Sumbar Diklaim Siap Huni

Pemerintah telah merencanakan pembangunan 17.036 unit huntara. Hingga kini, sebanyak 5.489 unit atau sekitar 32 persen telah berhasil diselesaikan secara keseluruhan di tiga provinsi terdampak.

Sementara itu, pembangunan huntap ditargetkan mencapai 15.719 unit, dengan sebaran sebanyak 3.657 unit di Sumatra Barat, 3.462 unit di Sumatra Utara, dan 8.600 unit di Aceh.

Seluruh proses pembangunan huntara dan huntap dilakukan melalui kerja terpadu antara BNPB, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah, serta dukungan aktif personel TNI dalam pengerjaan fisik dan distribusi material.

x|close