Kanada Tegaskan Tak Akan Normalisasi Hubungan dengan Iran Tanpa Perubahan Rezim

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 08:51
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Bendera Kanada Bendera Kanada (Antara)

Ntvnews.id, Ottawa - Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menegaskan bahwa pemerintah Ottawa tidak akan memulihkan hubungan diplomatik dengan Teheran kecuali terjadi perubahan pemerintahan di Iran.

“Rezim Iran yang represif harus mengurangi pelanggaran hak asasi manusia yang konsisten dan ilegal, termasuk dengan menghormati hukum internasional dan hukum humaniter internasional,” katanya kepada surat kabar Globe and Mail dalam wawancara pada Sabtu di Jerman, dikutip Anadolu, Senin 16 Februari 2026.

Anand juga mengumumkan Kanada menjatuhkan sanksi tambahan terhadap tujuh individu yang “terkait dengan badan-badan negara Iran, yang bertanggung jawab atas intimidasi, kekerasan, dan penindasan transnasional yang menargetkan para pembangkang dan pembela hak asasi manusia Iran.”

Baca Juga: Penembakan di Sekolah Kanada Tewaskan 10 Orang, Termasuk Pelaku

Kanada memutus hubungan diplomatik dengan Iran pada 2012 pada masa pemerintahan Perdana Menteri Stephen Harper karena isu pelanggaran HAM. Sejak itu, Ottawa mempertahankan sanksi serta pembatasan perdagangan, sembari menempuh langkah hukum internasional terkait jatuhnya pesawat penumpang yang membawa warga negara Kanada.

Anand menyatakan fokus kebijakan regional Kanada adalah menekan praktik pelanggaran HAM di Iran. Ia juga menolak menjawab apakah Kanada akan mendukung kemungkinan aksi militer Amerika Serikat, yang saat ini telah meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan kapal induk tambahan, kapal perusak, jet tempur, dan pesawat pengintai.

x|close