Amerika Rilis Video Jeffrey Epstein Paksa Anak Perempuan Tunjukkan Dada ke Kamera

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Feb 2026, 14:35
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Berkas Epstein kembali menjadi sorotan setelah postingan viral di 4Chan muncul kembali dalam dokumen yang baru dirilis. Berkas Epstein kembali menjadi sorotan setelah postingan viral di 4Chan muncul kembali dalam dokumen yang baru dirilis. (Times Now World)

Ntvnews.id, Jakarta - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice/DOJ) baru-baru ini secara resmi merilis sejumlah besar berkas penyelidikan kasus Jeffrey Epstein, termasuk ribuan foto dan ratusan video yang selama ini tersimpan rapat dan belum pernah dipublikasikan secara luas.

Rilis ini merupakan bagian dari pelaksanaan Epstein Files Transparency Act, undang-undang yang mewajibkan DOJ membuka seluruh dokumen yang terkait dengan penyelidikan terhadap Epstein setelah bertahun-tahun materi tersebut tidak diakses oleh publik.

Berkas yang dirilis mencakup jutaan halaman dokumen, lebih dari 180.000 gambar dan sekitar 2.000 video. Materi tersebut mencakup berbagai jenis rekaman, mulai dari komunikasi pribadi, interaksi sosial dengan tokoh terkenal, hingga video yang kini memicu perhatian karena memperlihatkan aksi yang sangat tidak pantas.

Baca Juga: MKD DPR: Komisi III Tak Langgar Etik dalam Pemilihan Adies Kadir Jadi Hakim MK

Dalam potongan video yang baru dirilis, terdapat adegan yang sangat mengejutkan. Epstein memaksa korban membuka pakaian dan menunjukkan dadanya ke kamera. Identitas anak perempuan dalam video tersebut disamarkan dalam publikasi resmi, tetapi aksi pemaksaan itu jelas terekam dalam salah satu klip yang dirilis oleh DOJ.

Selain itu, sejumlah video lain menampilkan adegan-adegan yang memperlihatkan perempuan dalam keadaan berpakaian minim atau semi-telanjang. Beberapa klip itu menunjukkan perempuan berjalan layaknya catwalk atau “audisi” di hadapan kamera, sering kali dengan pakaian yang terbuka atau ekspresi fisik yang diarahkan untuk dipertontonkan.

Informasi dari liputan media luar negeri menyebutkan bahwa bagian dari video yang dirilis menunjukkan perempuan yang tampak berjalan di depan kamera seperti melakukan audisi, berpakaian minim atau semi-telanjang.

Baca Juga: Pengemudi yang Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Diduga Mengantuk

Sejumlah klip memperlihatkan perempuan berdiri atau duduk dalam posisi yang bisa dianggap seksual, dengan wajah atau tubuh yang sebagian disamarkan. Pemerintah AS menegaskan bahwa rilis dokumen ini disertai upaya redaksi untuk menyamarkan identitas korban.

Namun, menurut laporan berbagai media internasional, masih terdapat sejumlah file yang memuat gambar atau rekaman yang semula tidak sepenuhnya ter-redaksi sebelum disebarkan, yang kemudian ditarik kembali untuk diperbaiki.

x|close