Jepang Kecam China Usai 20 Perusahaan Pertahanannya Masuk Daftar Pengawasan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Feb 2026, 05:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Bendera Jepang Bendera Jepang (Antara)

Ntvnews.id, Tokyo - Pemerintah Jepang melayangkan protes keras kepada China setelah Beijing memasukkan 20 perusahaan pertahanan asal Jepang ke dalam daftar kontrol ekspor barang guna ganda (dual-use) dan menuntut agar kebijakan tersebut segera dicabut.

Informasi tersebut dilaporkan kantor berita Kyodo pada Selasa dengan mengutip Kementerian Luar Negeri Jepang dan sejumlah pejabat pemerintah.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan China menyatakan telah menambahkan 20 perusahaan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries Shipbuilding, ke dalam daftar kontrol ekspor tersebut. Langkah itu disebut sebagai respons terhadap apa yang diklaim Beijing sebagai “remiliterisasi” Jepang serta ambisi nuklir Tokyo.

Baca Juga: Jepang Perketat Aturan Powerbank di Pesawat, Penggunaan Dilarang Mulai Juni 2026

Dilansir dari Kyodo, Rabu, 25 Februari 2026, melaporkan, protes resmi Jepang disampaikan oleh Kepala Biro Urusan Asia dan Oseania Kementerian Luar Negeri Jepang Masaaki Kanai bersama pejabat senior Kedutaan Besar Jepang di China serta perwakilan dari kementerian perdagangan Jepang.

Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Kei Sato menilai langkah China tersebut “sama sekali tidak dapat diterima dan sangat disesalkan.”

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Jepang akan mengevaluasi dampak kebijakan itu terhadap perusahaan-perusahaan terkait serta mempertimbangkan langkah lanjutan sebagai respons atas keputusan Beijing.

x|close