Korlantas Siapkan Strategi Pengamanan Arus Mudik dalam Operasi Ketupat 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 16:23
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) HuPolri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.m., menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak semata berfokus pada pengamanan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga mencakup pengamanan momen sosial dan spiritual masyarakat, Rabu, 25 Februari 2026, saat membagikan takjil di Lingkungan Mabes Polri. ANTARA/HO-humas.polri.go.id/pri. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) HuPolri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.m., menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak semata berfokus pada pengamanan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran, tetapi juga mencakup pengamanan momen sosial dan spiritual masyarakat, Rabu, 25 Februari 2026, saat membagikan takjil di Lingkungan Mabes Polri. ANTARA/HO-humas.polri.go.id/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho memaparkan sejumlah prioritas pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026, yakni operasi terpadu untuk mengawal arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026.

"Kesiapan daripada Operasi Ketupat, tentunya kami mempersiapkan jalan tol dengan dinamikanya jalan tol," katanya di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurut dia, jalur tol diprediksi mengalami lonjakan arus kendaraan yang signifikan sehingga membutuhkan pengelolaan lalu lintas yang cermat. Pergerakan kendaraan menuju ruas Tol Trans Jawa dan Sumatera diproyeksikan mencapai jutaan unit.

"Proyeksinya itu yang melintasi tol yang menuju ke Tol Trans Jawa dan Sumatera itu 3,6 juta (kendaraan)," katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Korlantas Polri akan menggandeng berbagai pemangku kepentingan guna menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.

Baca Juga: Kakorlantas Tekankan Keselamatan Mudik 2026

"Kami sudah siapkan skenario daripada pengaturan lalu lintas, baik alih arus, penjagaan. Nanti ada contra flow, one way, termasuk juga jalan-jalan tol yang difungsionalkan, Japek (Jakarta-Cikampek) Selatan, Japek Dua, itu nanti akan kita gunakan untuk arus balik dan beberapa tol fungsional," ucapnya.

Selain jalan tol, perhatian pengamanan juga diarahkan ke jalur arteri serta pelabuhan penyeberangan utama seperti Merak–Bakauheni dan Ketapang. Korlantas juga menempatkan tempat ibadah dan destinasi wisata sebagai titik krusial yang perlu pengawasan khusus, termasuk akses jalan menuju lokasi-lokasi tersebut.

Jenderal polisi bintang dua itu menyebutkan Operasi Ketupat 2026 diperkirakan berlangsung pada 13 Maret 2026 hingga 26 Maret 2026. Meski demikian, ia belum merinci detail pelaksanaannya.

"Nanti akan diumumkan oleh Mabes Polri, oleh Pak Astama Ops nanti kepastiannya seperti apa sehingga kebijakan dari pemerintah tentang work from anywhere," ucapnya.

Baca Juga: Menhub Siapkan Penerbangan Tambahan untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

(Sumber: Antara) 

x|close