Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno membagikan pengalamannya terkait kondisi di kawasan Arab setelah kembali dari ibadah umrah. Ia menjelaskan situasi perjalanan jamaah di tengah meningkatnya ketegangan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Rano Karno tiba di Indonesia pada malam hari setelah menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, secara umum kondisi di Arab Saudi, khususnya di Makkah dan Madinah, masih aman dan aktivitas ibadah tetap berjalan normal.
"Ya Alhamdulillah teman-teman sekalian, perlu juga diklarifikasi Insya Allah untuk jamaah haji atau jamaah umrah yang menggunakan pesawat secara direct tidak terganggu," ucap Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa jamaah haji maupun umrah yang menggunakan penerbangan langsung ke Indonesia tidak mengalami gangguan berarti. Namun, kondisi berbeda dialami oleh jamaah yang harus transit di beberapa negara Timur Tengah.
Menurutnya, sejumlah penerbangan transit melalui Qatar dan Abu Dhabi sempat terhenti akibat situasi geopolitik yang memanas. Hal tersebut menyebabkan puluhan ribu jamaah Indonesia harus menunggu kepastian keberangkatan.
"Ini yang membuat kemarin mungkin lebih dari 38.000 jamaah kita yang tidak bisa kembali menunggu," jelasnya.
Rano Karno dan Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)
Baca Juga: Konflik Timur Tengah: DPR Minta 58 Ribu Jemaah Umrah RI Diakomodasi Darurat
Meski demikian, Rano menyebut masih ada beberapa maskapai yang melayani penerbangan langsung menuju Jakarta. Di antaranya maskapai Saudi, Lion Air, dan Garuda Indonesia. Ia bahkan menyaksikan langsung banyak warga asing memanfaatkan penerbangan tersebut untuk keluar dari kawasan Timur Tengah.
Salah satu cerita yang menarik perhatian adalah seorang penumpang yang harus menempuh perjalanan darat dari Doha menuju Riyadh dengan biaya taksi mencapai sekitar Rp28 juta demi mengejar penerbangan pulang menggunakan Garuda.
"Bahkan ada satu orang dia dari Doha naik taksi ke Riyadh itu biaya ongkosnya taksinya hampir 28 juta, kemudian dia naik pesawat Garuda," terangnya.
Meski konflik internasional terus menjadi perhatian dunia, Rano memastikan kondisi di kota-kota suci masih relatif kondusif. Ia berharap ketegangan yang terjadi dapat segera mereda. Menurutnya, keselamatan jamaah tetap menjadi prioritas dan masyarakat diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi.
"Artinya mudah-mudahan belum terjadi perubahan walaupun memang hari ke hari saya pun mengikuti berita di sana, tapi insyaallah Makkah, Madinah relatif aman nggak ada masalah. Tapi mudah-mudahan untuk selanjutnya kita berdoa agar cepat saja pertempuran yang terjadi bisa segera selesai," tutup Rano Karno.
Rano Karno (NTVNews.id/Adiansyah)