Polisi Ungkap Ermanto Usman Tewas Dipukul Linggis di Rumahnya di Bekasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Mar 2026, 15:08
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ermanto Usman Ermanto Usman (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Kasus pembunuhan terhadap pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman, di Bekasi mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap korban tewas setelah dipukul menggunakan linggis oleh pelaku di kediamannya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengatakan pengakuan awal pelaku mengungkap cara pembunuhan tersebut dilakukan.

"Hasil interogasi awal, pelaku memukul korban dengan linggis dan membuang linggis di tanah kosong depan rumah korban," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (2/3). Setelah melakukan penyelidikan, tim Subdirektorat Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku pada Senin (9/3) sekitar pukul 18.54 WIB di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Baca Juga: Seluruh Korban Longsor Sampah di TPST Bantargebang Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Meski pelaku sudah ditangkap, polisi masih terus mendalami motif di balik pembunuhan tersebut. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya untuk mengungkap latar belakang aksi kekerasan itu.

Sebelumnya, korban Ermanto Usman dan istrinya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumah mereka oleh sang anak. Kejadian itu bermula ketika anak korban merasa ada yang tidak biasa menjelang waktu sahur.

Biasanya, ia dibangunkan oleh kedua orang tuanya untuk makan sahur. Namun pada hari kejadian, hingga pukul 04.00 WIB ia belum juga dibangunkan.

"Nah ketika dia bangun dia kaget, wah ini kan bentar lagi imsak, akhirnya dia turun. Ketika turun dia lihat kok nggak ada jawaban, lampu masih mati," ucapnya.

Saat turun ke lantai bawah, ia sempat mendengar suara ibunya secara sekilas. Namun ketika mencoba masuk ke dalam ruangan, ia mendapati gagang pintu rumah sudah rusak sehingga tidak dapat dibuka.

Baca Juga: Pemerintah Koordinasi Cari 3 WNI Awak Kapal yang Hilang di Selat Hormuz

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal menjelaskan anak korban kemudian berusaha mencari pertolongan.

"Akhirnya dia keluar minta tolong di warga. Warga enggak ada, kosong karena dini hari kan. Akhirnya teleponlah keluarganya, keluarganya datang. Nah kemudian dia bongkarlah jendela itu," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal, Senin (2/3).

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, keluarga menemukan Ermanto Usman sudah meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah. Sementara istrinya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Hingga kini, kondisi istri korban masih kritis. Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan motif di balik pembunuhan tersebut.

x|close