Ntvnews.id, Abu Dhabi - Sebuah serangan rudal menghantam kendaraan sipil di wilayah pinggiran Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab (UEA). Insiden tersebut menewaskan satu orang yang diketahui merupakan warga sipil asal Palestina.
Dilansir dari AFP, Selasa, 17 Maret 2026, serangan itu terjadi ketika Iran melancarkan aksi balasan terhadap serangan yang sebelumnya dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Dalam serangan balasan tersebut, Iran menargetkan sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat, termasuk UEA.
Kantor Media Abu Dhabi, menyebut salah satu rudal menghantam kendaraan sipil di kawasan Al Bahia pada Senin waktu setempat.
"Otoritas di Emirat Abu Dhabi merespons insiden di area Al Bahia yang melibatkan serangan rudal terhadap sebuah kendaraan sipil, yang mengakibatkan kematian seorang warga negara Palestina," demikian pernyataan Kantor Media Abu Dhabi.
Baca Juga: Rekam Rudal Iran di Langit Dubai, Turis Inggris Ditahan Gegara Langgar UU Siber UEA
Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
"Masyarakat diimbau untuk memperoleh informasi hanya dari sumber-sumber resmi dan menghindari penyebaran rumor atau informasi yang belum diverifikasi," imbuh pernyataan tersebut.
Pada hari yang sama, insiden lain juga terjadi di dekat Bandara Internasional Dubai. Kebakaran dilaporkan muncul setelah sebuah serangan drone menghantam fasilitas yang berada di dekat landasan pacu bandara tersebut, sehingga operasional bandara sempat dihentikan sementara.
Ilustrasi peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. /ANTARA/Anadolu/py. (Antara)
Pejabat UEA, seperti dilaporkan Hindustan Times, menyebut serangan itu merusak sebuah tangki bahan bakar di fasilitas bandara. Kondisi tersebut memaksa sejumlah pesawat untuk berputar-putar di udara sebelum mendarat, sementara tim darurat berupaya mengendalikan situasi.
Gangguan operasional bandara ini terjadi hanya beberapa hari setelah insiden serupa yang juga memicu gangguan penerbangan. Maskapai Emirates, yang merupakan operator terbesar di bandara tersibuk di Dubai, turut mengonfirmasi bahwa sejumlah penerbangan terpaksa ditangguhkan sementara.
Baca Juga: Rekam Rudal Iran di Langit Dubai, Turis Terancam Hukuman Penjara
Tidak hanya itu, kawasan industri minyak di Fujairah yang terletak di kota pelabuhan Fujairah juga dilaporkan menjadi sasaran serangan drone yang memicu kebakaran. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai tingkat kerusakan maupun kemungkinan korban akibat serangan tersebut.
Pelabuhan Fujairah diketahui memiliki peran penting sebagai jalur ekspor utama UEA yang terhubung dengan Selat Hormuz. Jalur strategis tersebut sebelumnya dilaporkan diblokir oleh Iran di tengah memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Arsip foto - Seorang pengunjuk rasa memegang model rudal Houthi selama protes terhadap serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza serta sanksi yang dipimpin AS terhadap kelompok Houthi di Sanaa, Yaman (16/2/2024). ANTARA/Xinhua/Mohammed Moham (Antara)