Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia resmi mengambil langkah penghentian sementara seluruh aktivitas terkait Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) sebagai upaya antisipasi terhadap meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa seluruh rencana perjalanan ke luar negeri yang terkait dengan BoP saat ini berada dalam status penundaan.
"Semua di-hold. Di-hold," kata Mensesneg, seusai menghadiri rapat koordinasi Program Prioritas Presiden di Gedung Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.
Menurutnya, penghentian ini akan tetap berlangsung hingga situasi dinilai aman.
"Ya, sampai batas waktu yang belum ditentukan," katanya.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI juga telah menyampaikan bahwa pembahasan terkait BoP masih ditangguhkan, sementara rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Jalur Gaza, Palestina, juga belum dilanjutkan.
Juru bicara Kemlu RI Nabyl A. Mulachela
“Kami sampaikan bahwa pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza saat ini ditunda dan segala pembahasan terkait Board of Peace masih ditangguhkan (on hold),” kata Nabyl di Jakarta, Selasa.
Pernyataan itu disampaikan untuk menanggapi laporan mengenai rencana pengerahan pasukan internasional ke Gaza yang disebut-sebut akan dimulai pada Mei mendatang.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)