Ntvnews.id, Washington - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kembali mendesak agar perang yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah segera dihentikan dan mengedepankan solusi diplomatik.
Dalam pernyataannya, Antonio Guterres menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap hukum internasional serta upaya untuk menahan eskalasi konflik.
"fase saat ini membutuhkan kepatuhan terhadap legitimasi internasional dan upaya-upaya untuk mencegah eskalasi lebih lanjut," ujarnya, dikutip Rabu, 18 Maret 2026.
Baca Juga: PBB: Lebih dari 4,1 Juta Orang Mengungsi akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah
Ia juga menekankan perlunya implementasi seluruh resolusi Dewan Keamanan PBB, termasuk penghormatan terhadap Resolusi 2817 yang menegaskan dukungan terhadap kedaulatan negara-negara di kawasan Teluk serta mengutuk serangan terhadap wilayah sipil dan infrastruktur.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha turut mendesak Iran untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara Teluk saat berdialog dengan Sekretaris Jenderal GCC Jasem Albudaiwi.
Baca Juga: Sekjen PBB Serukan Aksi Lawan Islamofobia
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya menghentikan eskalasi konflik.
"pentingnya Iran mengakhiri serangan militer terhadap negara-negara GCC serta supaya semua bentuk eskalasi segera diakhiri," tegasnya.
Situasi di kawasan Timur Tengah sendiri masih memanas seiring konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, sehingga seruan internasional untuk perdamaian terus menguat.
(Sumber: Antara)
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, berbicara pada jumpa pers di Markas Besar PBB, di New York, Amerika Serikat, Jumat (28/2/2025). ANTARA/Xinhua/HO-UN Photo/Manuel Elias/aa. (Antara)