Ntvnews.id, Jakarta - Juru bicara Komando Pusat AS, Kapten Tim Hawkins mengkonfirmasi kepada RIA Novosti bahwa sebuah jet F-35 melakukan pendaratan darurat setelah misi tempur di atas wilayah Iran pada Kamis 19 Maret 2026.
Sebelumnya pada hari itu dilaporkan bahwa tembakan anti-pesawat Iran merusak jet tempur F-35 AS yang terbang di atas Iran.
Alhasil jet tersebut melakukan pendaratan darurat di pangkalan udara AS di wilayah tersebut.
Baca juga: Trump Bakal Jual Jet Tempur F-35 ke Saudi, Intelijen AS Khawatir Teknologi Bocor ke China
Baca juga: Venezuela Sebut Lima Jet Tempur Siluman F-35 AS Dekati Wilayahnya
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan telah menembak jatuh jet tempur F-35 milik AS, dan pesawat tersebut mengalami kerusakan serius.
"Kami mengetahui laporan bahwa pesawat F-35 AS melakukan pendaratan darurat di pangkalan udara regional AS setelah menerbangkan misi tempur di atas wilayah Iran," kata Hawkins.
"Pesawat mendarat dengan selamat, dan pilot dalam kondisi stabil. Insiden ini sedang diselidiki," imbuh Hawkins. (Sumber:Antara)
Jet tempur F-35 US Air Force. (Antara)