Iran Ancam Balasan jika Infrastruktur Energi Diserang, Apa Itu?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Mar 2026, 14:11
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py (Antara)

Ntvnews.id, Teheran - Iran menyatakan akan mengambil langkah balasan apabila fasilitas energi nasionalnya menjadi target serangan. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, pada Ahad, di tengah meningkatnya tekanan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sebelumnya di hari yang sama, Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran, dimulai dari yang terbesar, apabila Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam.

Menanggapi ancaman tersebut, Zolfaghari menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika serangan benar-benar terjadi.

“Jika infrastruktur bahan bakar dan energi Iran diserang oleh musuh, seluruh infrastruktur energi, serta fasilitas teknologi informasi dan desalinasi air milik AS dan rezim di kawasan akan menjadi sasaran sesuai peringatan sebelumnya,” kata Zolfaghari, seperti dikutip dari Fars, Senin, 23 Maret 2026.

Baca Juga: Prabowo: Tak Ada yang Kebal, Sudah Berapa Jenderal Kita Serahkan ke Kejaksaan

Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel meningkat sejak 28 Februari, ketika kedua negara itu melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan besar serta menimbulkan korban sipil.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan sejumlah target militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah yang disebut sebagai bentuk pertahanan diri.

Pada awalnya, Amerika Serikat dan Israel menyebut serangan tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap dugaan ancaman dari program nuklir Iran. Namun kemudian, kedua negara tersebut menegaskan bahwa tujuan mereka juga mencakup perubahan kekuasaan di Iran.

x|close