KAI Siap Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Mar 2026, 14:23
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjual tiket kereta api dengan harga murah. Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjual tiket kereta api dengan harga murah. (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 1 Jakarta menyatakan kesiapan penuh menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung pada 23 Maret hingga 1 April 2026.

Lonjakan penumpang diprediksi terjadi signifikan, dengan puluhan ribu orang tiba di wilayah Jakarta setiap harinya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengungkapkan bahwa volume kedatangan penumpang selama arus balik lebih tinggi dibandingkan keberangkatan. Pada 23 Maret 2026 saja, tercatat sebanyak 51.015 penumpang tiba, sementara jumlah keberangkatan mencapai 43.992 penumpang.

"Tren ini akan terus berlangsung hingga mendekati akhir masa Angkutan Lebaran,” jelas Franoto, Senin, 23 Maret 2026.

Puncak arus balik diprediksi terjadi pada periode 23 hingga 29 Maret 2026, dengan rata-rata kedatangan harian mencapai 48 ribu hingga 51 ribu penumpang. Kedatangan penumpang terpusat di sejumlah stasiun besar di Jakarta, antara lain:

- Stasiun Pasar Senen: 16.945 penumpang

- Stasiun Gambir: 16.404 penumpang

- Stasiun Bekasi: 8.210 penumpang

- Stasiun Jatinegara: 5.480 penumpang.

Mayoritas penumpang berasal dari berbagai kota di Pulau Jawa seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Purwokerto, Bandung, Malang, Solo, hingga Kutoarjo.

Baca Juga: Tak Mudik Lebaran, Prajurit TNI di Papua Tetap Siaga

Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjual tiket kereta api dengan harga murah. <b>(Istimewa)</b> Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjual tiket kereta api dengan harga murah. (Istimewa)

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 88 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari. Rinciannya terdiri dari 68 KA reguler, 13 KA tambahan dari, dan  Stasiun Gambir, dan 7 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen.

Selama masa Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI menyediakan total 1.083.623 kursi. Hingga 23 Maret, sebanyak 802.501 tiket telah terjual, dengan tingkat okupansi mencapai 74 persen. Masih tersedia sekitar 276.487 kursi yang bisa dimanfaatkan masyarakat, terutama untuk perjalanan setelah puncak arus balik.

“Kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan, karena ketersediaan tempat duduk masih cukup, khususnya untuk perjalanan setelah tanggal-tanggal puncak arus balik,” tambah Franoto.

Untuk memberikan pelayanan maksimal, KAI Daop 1 Jakarta juga meningkatkan berbagai fasilitas dan layanan, di antaranya:

- Penambahan petugas pelayanan dan customer service mobile

- Peningkatan tenaga kebersihan di stasiun dan kereta

- Pengamanan ekstra dengan dukungan TNI dan Polri

- Optimalisasi petugas parkir

- Program khusus seperti aktivitas anak dan stasiun tematik Lebaran.

Selain itu, layanan kereta lokal seperti KA Pangrango dan KA Siliwangi juga mencatat tingkat okupansi tinggi, menandakan tingginya mobilitas masyarakat selama Lebaran. Sejumlah kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember menjadi tujuan favorit penumpang selama musim mudik dan arus balik.

x|close