Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa dialog dengan Iran menunjukkan perkembangan positif dan mengklaim Selat Hormuz akan segera kembali dibuka. Ia juga menyebut jalur strategis tersebut nantinya akan berada di bawah pengelolaan bersama antara AS dan Iran.
Dilansir dari CNN, Selasa, 24 Maret 2026, Trump menyampaikan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan terkait waktu pembukaan kembali Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa proses tersebut akan segera terealisasi apabila negosiasi dengan Iran berjalan lancar.
"Itu akan segera dibuka, jika negosiasi dengan Iran terus berjalan lancar," kata Trump.
Trump menambahkan, ke depan pengelolaan selat vital tersebut akan dilakukan secara bersama oleh kedua negara, terlepas dari siapa pun pemimpin Iran di masa mendatang.
"Itu akan dikendalikan bersama," ucap dia.
Baca Juga: Trump Tuntut Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam, Jika Tidak Risiko Serangan ke Pembangkit Listrik
"Saya dan Ayatollah, siapa pun Ayatollah saat ini, siapa pun Ayatollah berikutnya," tambahnya.
Selain itu, Trump kembali menyinggung kemungkinan terjadinya perubahan kekuasaan di Iran. Ia menilai dinamika konflik yang menewaskan sejumlah pemimpin senior Iran dapat memicu perubahan rezim secara otomatis.
"Dan juga akan ada perubahan rezim yang sangat serius," imbuh Trump.
"Secara otomatis akan terjadi perubahan rezim," katanya.
Arsip foto - Seorang anggota Marinir AS mengamati sebuah kapal penyerang cepat Iran dari USS John P. Murtha di Selat Hormuz dalam gambar yang dirilis oleh Angkatan Laut AS pada 18 Juli 2019. ANTARA FOTO/HO-U.S. Navy/Donald Holbert/wsj/aa. (Antara)
Sebelumnya, Trump juga mengungkapkan bahwa pembicaraan yang berlangsung selama akhir pekan memberikan harapan untuk mengakhiri konflik yang tengah berlangsung. Ia menyebut pihak yang diajak berunding merupakan tokoh-tokoh yang dinilai rasional dan memiliki pengaruh.
"Tetapi kita berurusan dengan beberapa orang yang menurut saya sangat masuk akal, sangat solid," tutur Trump.
"Orang-orang di dalam tahu siapa mereka, mereka sangat dihormati, dan mungkin salah satu dari mereka adalah orang yang tepat seperti yang kita cari." pungkasnya.
Selat Hormuz (Republic World)