Ntvnews.id, Tel Aviv - Serangan udara dari Iran kembali mengguncang Tel Aviv, ibu kota Israel, meski sebelumnya Amerika Serikat mengklaim tengah membuka jalur dialog dengan Teheran untuk mengakhiri konflik. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan serta melukai beberapa warga.
Dilansir dari Al Jazeera, Rabu, 25 Maret 2026, asap terlihat membumbung di langit Tel Aviv setelah dilaporkan adanya serangan rudal Iran dan jatuhnya serpihan proyektil, sebagaimana disampaikan Channel 12 Israel.
Empat titik di berbagai wilayah kota dilaporkan terdampak. Sebanyak enam orang mengalami luka ringan, menurut juru bicara layanan medis darurat nasional Israel, Magen David Adom, Zaki Heller.
Proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung di sejumlah lokasi yang terkena dampak. Hingga kini, belum ada informasi tambahan yang dirilis oleh pihak berwenang.
Baca Juga: Oposisi Desak Israel Lanjutkan Perang dengan Iran, Meski Tanpa AS
Rekaman video siaran langsung dari Israel memperlihatkan tingkat kerusakan signifikan di beberapa bagian Tel Aviv pasca serangan rudal terbaru tersebut.
Di salah satu lokasi, petugas darurat bersama aparat kepolisian terlihat berkumpul di jalan yang dipenuhi puing-puing. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah, termasuk satu mobil yang terbalik dan lainnya hancur.
Arsip foto - Rudal Iran. (ANTARA FOTO/Xinhua/Chen Junqing/tom/am.) (Antara)
Ketegangan di kawasan terus meningkat sejak serangan gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan drone dan rudal yang menyasar wilayah Israel, serta negara-negara seperti Yordania, Irak, dan sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi penempatan aset militer AS. Serangan balasan ini memicu korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan sektor penerbangan.
Ledakan akibat serangan misil Iran ke Tel Aviv, Israel. (Antara)