Kakorlantas Sebut Puncak Arus Balik 2026 Capai 256 Ribu Kendaraan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mar 2026, 14:00
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. ANTARA/HO-Korlantas Polri. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. ANTARA/HO-Korlantas Polri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa volume kendaraan pada puncak arus balik Lebaran 2026 yang terjadi pada Selasa 24 Maret 2026, mencapai lebih dari 250 ribu kendaraan dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah arus balik.

“Arus balik puncaknya adalah 256.388 (kendaraan). Ini juga terbanyak arus balik sepanjang sejarah ini karena tahun lalu adalah 223.163, jadi ada peningkatan 14,8 persen,” katanya di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu 25 Maret 2026.

Baca Juga: AHY Pastikan Tol Trans Jawa dalam Kondisi Prima Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini sekitar 58 persen kendaraan telah kembali menuju Jakarta atau mencapai 1.958.000 kendaraan, sehingga sisa kendaraan yang masih berada di jalur Trans Jawa menuju Jakarta diperkirakan sekitar 250 ribu kendaraan.

“Artinya kalau nanti malam Operasi Ketupat selesai, ini kurang lebih tinggal 250 ribu kendaraan yang harus kita kelola yang ada di Trans Jawa menuju Jakarta. Jadi, cukup terkendali,” katanya.

Operasi Ketupat 2026 diketahui berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Baca Juga: Korlantas Hentikan One Way KM 414–KM 263, Arus Balik Mulai Landai

Selama pelaksanaan operasi, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi serta pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, termasuk masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama periode Lebaran.

(Sumber: Antara)

x|close