Kakorlantas Sampaikan Duka, Polri Beri Penghargaan untuk Personel Gugur saat Operasi Ketupat 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mar 2026, 10:24
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. ANTARA/HO-Korlantas Polri/pri. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. ANTARA/HO-Korlantas Polri/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Semarang, Jawa Tengah - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia, Agus Suryonugroho, menyampaikan belasungkawa atas gugurnya personel kepolisian saat menjalankan tugas dalam rangka Operasi Ketupat 2026.

"Tentunya kami juga menyampaikan duka yang sangat mendalam. Mohon doa restunya semoga diterima Tuhan Yang Maha Esa," katanya di Semarang, Jawa Tengah, Kamis.

Ia menegaskan bahwa Polri akan memberikan penghargaan kepada para anggota yang gugur sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas.

Salah satu personel yang mendapat penghargaan adalah anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Fajar Permana. Ia akan dianugerahi kenaikan pangkat oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo setelah gugur saat mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Baca Juga: Polri Intensifkan KRYD, 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Diketahui, Brigadir Fajar Permana meninggal dunia setelah menyelesaikan tugasnya dalam pengamanan arus mudik. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menjelaskan bahwa almarhum diduga mengalami kelelahan fisik yang berat disertai gangguan pernapasan.

"Almarhum diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa (exhaustion) serta gangguan pernapasan, setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat tanpa kenal lelah,” kata Budi.

Menurutnya, dedikasi almarhum selama Operasi Ketupat 2026 menjadi bukti nyata komitmen anggota Polri dalam melayani masyarakat.

"Kami sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara. Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan guna melayani masyarakat," katanya.

Pihak kepolisian juga memastikan akan memberikan penghormatan terakhir serta memenuhi seluruh hak almarhum, termasuk santunan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga: Kakorlantas Sebut Puncak Arus Balik 2026 Capai 256 Ribu Kendaraan

"Kejadian ini menjadi atensi serius bagi pimpinan untuk terus mengevaluasi dan memantau kondisi kesehatan personel yang masih berjaga di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," katanya.

Sebagai langkah pencegahan, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri telah menginstruksikan jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk lebih aktif melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan.

Sebagai informasi, Operasi Ketupat 2026 telah resmi berakhir pada Rabu, 25 Maret 2026 setelah berlangsung selama 13 hari sejak dimulai pada Jumat, 13 Maret 2026.

(Sumber: Antara)

TERKINI

OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus BPR di Malang

Nasional Kamis, 26 Mar 2026 | 12:21 WIB

Iran Perkuat Pertahanan Pulau Kharg, Antisipasi Operasi AS

Luar Negeri Kamis, 26 Mar 2026 | 12:20 WIB

Iran Tegaskan Tidak Ada Negosiasi dengan AS

Luar Negeri Kamis, 26 Mar 2026 | 12:10 WIB

Sekjen PBB Peringatkan Konflik Timur Tengah Kian Tak Terkendali

Luar Negeri Kamis, 26 Mar 2026 | 12:07 WIB

Wisatawan Digulung Ombak di Pantai Ciantir Lebak, 1 Tewas

Nasional Kamis, 26 Mar 2026 | 11:45 WIB

Kementerian HAM Soroti Kompleksitas Hukum Kasus Andrie Yunus

Nasional Kamis, 26 Mar 2026 | 11:38 WIB
Load More
x|close