RSCM Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus Usai Terkena Cairan Kimia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mar 2026, 14:50
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Aktivis menyalakan lilin dalam aksi solidaritas doa bersama untuk Andrie Yunus di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Aksi tersebut dalam rangka memberikan dukungan kepada Andrie Yunus yang tengah menjalani perawatan usai mengalami teror penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis (12/3) malam. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc. Aktivis menyalakan lilin dalam aksi solidaritas doa bersama untuk Andrie Yunus di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Aksi tersebut dalam rangka memberikan dukungan kepada Andrie Yunus yang tengah menjalani perawatan usai mengalami teror penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis (12/3) malam. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan perkembangan terbaru kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang mengalami paparan cairan kimia.

"Selama perawatan dalam tiga hari terakhir, tim medis menemukan adanya kondisi iskemia (kekurangan aliran darah) kembali pada area bawah (inferior) sklera mata kanan sekitar 40 persen yang menyebabkan penipisan jaringan di sekitarnya," kata Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 26 Maret 2026.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, ia menjelaskan bahwa tim medis memutuskan untuk melakukan tindakan lanjutan guna menjaga kondisi jaringan serta mempercepat proses pemulihan.

"Pada hari Rabu, 25 Maret 2026, pukul 10.00 WIB, pasien menjalani tindakan operasi terpadu yang melibatkan tim spesialis mata dan bedah plastik di kamar operasi Kencana," ujar Yoga.

Dalam prosedur tersebut, tim medis melakukan pemindahan jaringan dari bagian dalam mata untuk menutup area terbuka, pemasangan membran amnion, serta pemasangan kembali lensa pelindung.

Baca Juga:;Oknum TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Diringkus, Pakar: Penegakan Hukum Harus Tegas, Salah Ya Sikat!

"Tindakan ini bertujuan untuk memperbaiki permukaan bola mata dan mendukung proses penyembuhan jaringan yang lebih optimal," jelas Yoga.

Selama operasi berlangsung, tim medis juga menemukan adanya penipisan jaringan kornea yang terus berkembang pada bagian atas hingga sisi luar kornea mata kanan akibat proses inflamasi yang masih terjadi.

"Untuk mengatasi kondisi tersebut, dilakukan penempelan membran amnion tambahan serta penjahitan sementara kelopak mata kanan guna melindungi permukaan mata dan memaksimalkan proses pemulihan jaringan," tutur Yoga.

Dari sisi bedah plastik, dilakukan pula pembersihan jaringan mati lanjutan (debridement) serta prosedur cangkok kulit pada area mata, dada, dan pundak untuk mempercepat pemulihan luka bakar.

"Evaluasi lanjutan terhadap kondisi luka direncakan akan dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 28 Maret 2026. Saat ini, fokus utama penanganan adalah mempertahankan integritas bola mata kanan serta mengendalikan proses inflamasi agar tidak berkembang lebih lanjut," ungkap Yoga.

Baca Juga: Kementerian HAM Dorong Transparansi Penanganan Kasus Kekerasan Andrie Yunus

Ia menambahkan bahwa kondisi pasien saat ini masih dalam pengawasan ketat tim medis multidisiplin, dengan perawatan yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

RSCM menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan medis terbaik dengan mengutamakan keselamatan pasien.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada tim medis dalam menangani kasus ini," ucap Yoga.

(Sumber: Antara)

x|close