Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto seorang pria yang diklaim sebagai Mojtaba Khamenei tengah dirawat di rumah sakit akibat luka parah. Dalam gambar tersebut, pria itu terlihat berada di ranjang perawatan dengan kondisi seolah mengalami cedera serius.
Narasi yang menyertai unggahan tersebut menyebut bahwa luka parah itu terjadi akibat serangan dari Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Murka Soal Pemberitaan Hoax Tentang Penyakit Vidi Aldiano
Adapun bunyi klaim dalam unggahan tersebut adalah, “Ayatollah Mojtaba Khamenei terluka p4rah saat Amerika & Israel menyerang Iran”.
Namun, klaim tersebut tidak sepenuhnya benar. Hasil pemeriksaan menggunakan alat AI Detector dari Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar yang beredar memiliki kemungkinan sebesar 99,3 persen merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Selain itu, laporan dari ANTARA menyebutkan bahwa Mojtaba Khamenei memang sempat mengalami luka, namun kondisinya tidak seperti yang digambarkan dalam unggahan tersebut dan dilaporkan dalam keadaan baik.
Baca Juga: Kremlin Nilai Serangan Drone ke Kediaman Putin Aksi Teror, Ukraina Sebut Hoax
Dengan demikian, informasi yang menyebut Mojtaba Khamenei dirawat di rumah sakit dalam kondisi luka parah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel dapat dipastikan sebagai hoaks atau informasi yang menyesatkan.
(Sumber: Antara)
Arsip - Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei. ANTARA/Xinhua/aa. (Antara)