Malaysia Dipastikan Bebas Tarif Tol Hormuz, Hubungan Baik dengan Iran Jadi Kunci

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Apr 2026, 06:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Kuala Lumpur - Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, menyatakan bahwa kapal-kapal tanker Malaysia yang mendapat izin melintasi Selat Hormuz tidak akan dikenakan tarif tol yang tengah direncanakan oleh Iran. Sebelumnya, Kuala Lumpur telah mengumumkan bahwa kapal-kapal mereka memperoleh jaminan keamanan dari Teheran untuk melintas di jalur tersebut.

"Tidak, ini sama sekali tidak... Duta Besar Iran (untuk Malaysia) telah menyebutkan hal ini, tidak ada tol yang dikenakan pada kapal-kapal Malaysia," kata Loke, dilansir dari CNA, Rabu, 1 April 2026.

"Kita adalah pihak yang bersahabat. Kita memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan pemerintah Iran," tegasnya.

Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa Komisi Keamanan Nasional parlemen telah menyetujui rencana penerapan bea masuk atau tarif tol bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Namun, kebijakan tersebut masih menunggu persetujuan penuh melalui pemungutan suara di parlemen Iran sebelum benar-benar diberlakukan.

Baca Juga: Parlemen Iran Setujui Rencana Tarif Kapal di Selat Hormuz, Ketegangan Kawasan Meningkat

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis bagi distribusi minyak dan gas dunia, yang sejak awal Maret praktis tertutup akibat konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, sebelumnya mengungkapkan bahwa kapal-kapal tanker Malaysia yang dioperasikan oleh Petronas, Sapura Energy, serta MISC masih menunggu waktu yang tepat untuk dapat berlayar dengan aman melalui Selat Hormuz.

Iran sendiri memberi sinyal akan mengizinkan kapal dari negara-negara yang dianggap bersahabat untuk melintasi jalur tersebut. Meski demikian, Loke menyebut proses pelayaran kemungkinan membutuhkan waktu karena banyak kapal yang masih tertahan dan berlabuh di kawasan itu.

Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.)

"Tetapi saya pikir pemerintah Iran telah memberikan komitmen mereka, dan kami pikir kapal-kapal kita akan dapat melewatinya," ucapnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas keputusan memberikan akses bagi kapal-kapal Malaysia.

Ia juga menyebut langkah tersebut turut memungkinkan para pekerja dan kapal tanker minyak untuk kembali melanjutkan perjalanan pulang dengan aman.

x|close