Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa tumpukan sampah yang berada di sejumlah lokasi di Jakarta, memang belum semuanya selesai ditangani. Tetapi, sampah yang berada di Tempat Penampungan Sementera (TPS) diklaim sudah mulai berkurang.
"Untuk sampah memang belum semuanya selesai. Tetapi sampah yang ada di TPS TPS yang ada mulai berkurang. Bahwa belum semuanya terselesaikan, iya," ucap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 1 April 2026.
Ia lantas mencontohkan kasus di Kramat Jati, di mana sampah sempat menumpuk. Pemprov DKI kemudian telah menurunkan 20 truk baru untuk mengangkut tumpukan tersebut.
"Mungkin perlu waktu sebentar lah, sebentar lagi akan terselesaikan," tambah Politisi PDI Perjuangan tersebut.
Baca Juga: Pramono: ASN Jakarta WFH Akan Disanksi Tegas Jika Melanggar Aturan
Tumpukan sampah di TPS Rawadas, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, memenuhi akses jalan, Selasa 31 Maret 2026. (Antara/Siti Nurhaliza)
Baca Juga: Respons Pramono Soal Tumpukan Sampah di Kramat Jati
Sebelumnya, tumpukan sampah juga terlihat menggunung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rawadas, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa, 31 Maret 2026. Kondisi tersebut terjadi akibat terhambatnya proses pengangkutan sampah dari lokasi tersebut.
Ketua RW 02 Pondok Kopi, Ninu Hadi Purwanto, menjelaskan bahwa penumpukan terjadi karena tidak adanya truk pengangkut yang datang ke TPS.
"Hari ini menumpuk seperti ini karena tidak ada truk yang merapat ke TPS, sehingga sampah menumpuk hingga setinggi dua sampai empat meter," kata Ketua RW 02 Pondok Kopi Ninu Hadi Purwanto di Jakarta, Selasa 31 Maret 2026.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)