Tiba di Tanah Air Dini Hari, Prabowo Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2026, 13:44
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta, 2 April 2026 - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja resmi kenegaraan ke Jepang dan Korea Selatan.

Prabowo beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Kamis, 2 April 2026, dini hari.

Kedatangan Prabowo di Tanah Air disambut langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.

Selama berada di Jepang, Prabowo melaksanakan sejumlah agenda penting, di antaranya pertemuan dengan Kaisar Jepang serta pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang.

Dalam kesempatan tersebut, kedua negara membahas penguatan kemitraan strategis dan peningkatan kerja sama di berbagai sektor prioritas, termasuk investasi, energi, dan ekonomi digital.

Selain itu, Prabowo juga menghadiri forum bisnis Indonesia–Jepang yang mempertemukan pemerintah Indonesia dengan para pelaku industri dan investor Jepang.

Di sini, Prabowo juga menyaksikan sejumlah komitmen bisnis yang nilainya USD 23,63 miliar atau mencapai Rp 401,7 triliun.

Baca Juga: Respons Cepat Prabowo Tingkatkan Kepercayaan Investor Jepang dan Korea

Selanjutnya, di Korea Selatan, Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae (Blue House).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor guna memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Prabowo juga menyaksikan secara langsung pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis kedua negara yang terus berkembang dan berorientasi jangka panjang, mencakup sektor-sektor prioritas seperti ekonomi, digital, energi, hingga industri masa depan. Adapun total komitmen bisnis tersebut mencapai USD 10,2 miliar atau setara Rp 174 triliun.

"Sehingga total keseluruhan mencapai USD 33,89 miliar atau sekitar Rp575 triliun,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kamis, 2 April 2026.

Baca Juga: Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp575 Triliun

Selanjutnya, pemerintah akan mengawal seluruh komitmen tersebut agar dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan kenegaraan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk semakin memperkuat hubungan bilateral serta mendorong peningkatan kerja sama strategis di berbagai bidang.

x|close