Ntvnews.id, Jakarta - Kereta Api Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden ini menyebabkan tiga gerbong keluar dari rel dan berada dalam posisi miring di jalur wesel.
Peristiwa terjadi tepat di area pergantian jalur rel (wesel) di wilayah stasiun Bumiayu. Berdasarkan dokumentasi foto dan video yang beredar, beberapa gerbong tampak miring cukup tajam di lintasan. Warga sekitar juga terlihat mendekati lokasi kejadian untuk menyaksikan kondisi kereta secara langsung.
View this post on Instagram
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Daerah Operasi 5 Purwokerto telah mengonfirmasi insiden tersebut. Saat ini, penanganan di lapangan masih difokuskan pada proses evakuasi rangkaian kereta yang keluar dari rel.
Baca Juga: IRGC: Selat Hormuz Tak Akan Kembali Normal bagi AS dan Israel
“Petugas masih melakukan penanganan di lapangan, termasuk proses evakuasi,” ujar Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin.
Dampak dari kejadian ini cukup signifikan terhadap operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut. Jalur di lokasi untuk sementara tidak dapat dilalui dari kedua arah, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan bagi kereta-kereta yang melintas.
Sebagai langkah antisipasi terhadap penumpang, KAI menyiapkan armada bus guna mendukung proses evakuasi serta melanjutkan perjalanan penumpang yang terdampak.
Hingga kini, penyebab pasti anjloknya KA Bangunkarta masih belum diumumkan secara resmi. Petugas terus melakukan penanganan intensif di lokasi kejadian.
KA BangunKarta Anjlok di Brebes (Instagram)