A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Prabowo Perintahkan Penertiban Dapur MBG, Waka BGN Bidang Investigasi Siap Tindak SPPG Bermasalah - Ntvnews.id

Prabowo Perintahkan Penertiban Dapur MBG, Waka BGN Bidang Investigasi Siap Tindak SPPG Bermasalah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Apr 2026, 23:08
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. (BGN)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan langsung kepada Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S Deyang, untuk menertibkan dapur-dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis).

Arahan tersebut disampaikan Presiden usai menghadiri rapat kerja bersama anggota Kabinet Merah Putih, pejabat eselon I kementerian dan lembaga, serta para direktur utama BUMN. Dalam momen tersebut, saat berjabat tangan dengan Nanik, Presiden secara khusus menyinggung pentingnya penertiban dapur MBG yang tidak memenuhi standar.

“Presiden perintahkan agar dapur-dapur yang jelek atau tidak mengikuti juknis ditertibkan,” kata Nanik, Rabu, 8 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Nanik juga melaporkan kepada Presiden bahwa pihaknya secara aktif melakukan tindakan tegas terhadap SPPG yang melanggar ketentuan. Langkah tersebut termasuk penghentian sementara operasional (suspend) terhadap dapur yang tidak sesuai juknis, menyebabkan kejadian luar biasa (KLB), hingga mitra yang terbukti melakukan praktik tidak wajar seperti mark up harga bahan baku atau monopoli pemasok.

“Bagus lanjutkan terus,” kata Presiden sambil mengacungkan jempol seperti ditirukan Nanik.

Selain penertiban dapur, Presiden juga memberikan perhatian pada ketepatan sasaran program MBG. Ia menekankan bahwa bantuan makanan bergizi seharusnya difokuskan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, terutama anak-anak dengan kondisi gizi yang perlu ditingkatkan.

“Jadi kalau anak-anak orang mampu, kan tidak membutuhkan MBG karena orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya,” jelas Nanik.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Nanik menyatakan akan membentuk tim khusus untuk melakukan penyisiran terhadap penerima manfaat agar program tidak salah sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Lebih lanjut, Presiden juga mengingatkan agar pelaksanaan program tidak dilakukan secara memaksa, terutama bagi masyarakat atau sekolah yang merasa tidak memerlukan program tersebut.

“Presiden menyampaikan bahwa program ini tidak boleh dipaksakan. MBG harus difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi,” jelas Nanik.

Menurutnya, pendekatan berbasis kebutuhan menjadi faktor penting agar program MBG benar-benar efektif dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

“Kami ingin memastikan MBG tepat sasaran dan memberi dampak nyata. Karena itu, pengawasan dan evaluasi akan terus kami perkuat agar program ini berjalan optimal,” tutup Nanik.

x|close