Prabowo Tekankan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat: Bagian Penting Budaya Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Apr 2026, 20:45
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Tekankan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat: Bagian Penting Budaya Indonesia Prabowo Tekankan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat: Bagian Penting Budaya Indonesia (istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta, 11 April 2026 — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya melestarikan pencak silat sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia.

Menurutnya, pencak silat merupakan cerminan identitas, karakter, dan kepribadian bangsa yang telah ada sejak lama dan tetap bertahan hingga kini, meski sempat mengalami pelarangan pada masa penjajahan.

"Kenapa pencak silat harus kita jaga? Pencak silat harus kita lestarikan? Pencak silat harus kita bina? Karena pencak silat adalah bagian dari budaya kita," ujar Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu (11/4).

Pesan Prabowo ke Ketua Umum IPSI baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade <b>(Istimewa)</b> Pesan Prabowo ke Ketua Umum IPSI baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade (Istimewa)

IIa melanjutkan, sejak dahulu pencak silat tidak hanya digunakan untuk membela diri, tetapi juga untuk melindungi keluarga dan desa. Dengan kata lain, pencak silat merupakan ilmu ksatria dan pertahanan yang lahir dari determinasi bangsa Indonesia untuk menjaga komunitasnya.

Semangat tersebut, lanjutnya, tidak muncul tanpa alasan.

Ia berkisah bahwa pada masa lalu, banyak bangsa asing datang ke Indonesia karena kekayaan alamnya. Sebagai bangsa yang ramah, masyarakat Indonesia menyambut mereka dengan baik dan mempersilakan untuk beraktivitas.

Baca Juga: Prabowo: Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Menghormati Budayanya

Namun, bangsa-bangsa tersebut kemudian memanfaatkan keramahan bangsa Indonesia. Mereka enggan kembali ke negaranya dan justru mengeksploitasi sumber daya Indonesia, sehingga bangsa Indonesia harus mencari cara untuk melawan dan mengusir mereka.

"(Bangsa-bangsa) yang datang itu melihat, 'kok bangsa ini (Indonesia) baik banget, ya?'. (Mereka) enggak mau pulang-pulang. Terpaksa kita harus usir, harus lawan mereka," jelas dia.

Prabowo melanjutkan, pelatihan pencak silat pun kemudian sempat dilarang di era penjajahan. Kondisi ini sempat membuat mereka yang tertarik dengan pencak silat untuk berlatih diam-diam dan pada malam hari di tempat terpencil, seperti gunung dan desa-desa.

Namun, tantangan tersebut tak lantas membuat pencak silat punah. Justru, pelestariannya masih berlanjut sampai sekarang.

Atas dasar itu, Prabowo menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia. Oleh karenanya, pencak silat harus terus dijaga dan dilestarikan.

"Pencak silat adalah seni bela diri adalah benar. Tapi lebih dari itu, pencak silat mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia, ilmu leluhur kita yang kita pegang teguh," tambahnya.

x|close