Mojtaba Khamenei Disebut Alami Luka Serius Usai Serangan AS-Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Ntvnews.id, Taheran - Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan masih menjalani masa pemulihan akibat luka parah di bagian wajah dan kaki setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel yang juga menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, pada awal konflik.

Dilansir dari Reuters, Senin, 13 April 2026, informasi tersebut, diungkapkan oleh tiga sumber yang memiliki kedekatan dengan lingkar dalam Mojtaba.

Menurut sumber tersebut, wajah Mojtaba mengalami kerusakan serius akibat serangan terhadap kompleks kediaman pemimpin tertinggi di pusat kota Teheran pada akhir Februari. Ia juga disebut mengalami cedera signifikan pada salah satu atau kedua kakinya.

Meski demikian, Mojtaba dikabarkan tetap dalam kondisi mental yang baik. Ia masih mengikuti pertemuan dengan pejabat tinggi Iran melalui konferensi audio serta terlibat dalam pengambilan keputusan penting, termasuk terkait perang dan negosiasi dengan Amerika Serikat.

Baca Juga: Laporan Intelijen Klaim Mojtaba Khamenei Dalam Kondisi Kritis di Qom

Kondisi kesehatannya pun memunculkan pertanyaan terkait kemampuannya dalam menjalankan pemerintahan, terutama di tengah situasi Iran yang sedang menghadapi ancaman besar dalam beberapa dekade terakhir, termasuk rencana perundingan damai dengan AS di Islamabad.

Keterangan dari sumber internal tersebut menjadi gambaran paling rinci mengenai kondisi Mojtaba dalam beberapa pekan terakhir, meski belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga kini, keberadaan serta kondisi terkini Mojtaba masih menjadi misteri publik. Tidak ada foto, video, maupun rekaman suara yang dirilis sejak ia mengalami cedera dan resmi menggantikan posisi ayahnya pada 8 Maret lalu.

Massa menghadiri pertemuan untuk menyatakan kesetiaan kepada Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran, Senin (9/3/2026). /ANTARA/Xinhua/Shadati/aa. <b>(Antara)</b> Massa menghadiri pertemuan untuk menyatakan kesetiaan kepada Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran, Senin (9/3/2026). /ANTARA/Xinhua/Shadati/aa. (Antara)

Misi diplomatik Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa juga belum memberikan tanggapan terkait tingkat keparahan cedera maupun alasan absennya Mojtaba dari publik.

Salah satu sumber menyebut kemungkinan foto Mojtaba akan dirilis dalam satu hingga dua bulan ke depan, dengan potensi kemunculan publik jika kondisi kesehatan dan keamanan memungkinkan.

Sementara itu, ketidakhadirannya memicu berbagai spekulasi di media sosial Iran, termasuk teori konspirasi mengenai kondisi sebenarnya dan siapa yang saat ini memegang kendali pemerintahan.

Baca Juga: Hamas Kirim Surat Rahasia ke Mojtaba Khamenei, Serukan Aktivasi Semua Front Lawan Israel

Salah satu meme yang beredar luas bahkan menampilkan kursi kosong dengan tulisan “Di mana Mojtaba?”.

Namun, sejumlah pendukung pemerintah, termasuk anggota senior milisi Basij, menilai langkah Mojtaba untuk tetap tidak tampil di publik sebagai upaya menjaga keamanan, mengingat ancaman serangan lanjutan dari Amerika Serikat dan Israel.

x|close