Kodam Udayana Tanggung Jawab Kecelakaan Truk TNI di Tabanan yang Tewaskan 1 Warga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 20:27
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Penerangan Kodam/IX Udayana Kolonel Inf Widi Rahman di Denpasar, Bali, Senin (13/4/2026). ANTARA/Rolandus Nampu Kepala Penerangan Kodam/IX Udayana Kolonel Inf Widi Rahman di Denpasar, Bali, Senin (13/4/2026). ANTARA/Rolandus Nampu (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana menyatakan bertanggung jawab atas insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan dinas TNI dan sepeda motor warga di Kabupaten Tabanan, Bali. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 10 April 2026 sore dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menjelaskan kecelakaan itu melibatkan truk dinas TNI jenis Hino bernomor polisi 8243-IX dengan sepeda motor Honda tanpa pelat nomor.

"Tempat kejadian di Jalan Denpasar-Singaraja, depan UPT Balai Benih Induk Tanaman Pangan Provinsi Bali, Banjar Belah, Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan," katanya di Bali, Senin, 13 April 2026.

Baca Juga: Kronologis Fajar Sadboy Alami Kecelakaan

Truk tersebut dikemudikan oleh Pratu Agung Mesyak Napalior Timbola yang tengah menjalankan tugas mengantar 18 personel Satgas Pamtas PNG menuju Yonif 900/SBW Singaraja. Sementara itu, sepeda motor dikendarai oleh seorang warga sipil bernama I Putu Krisnawan (21).

Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan mencoba mendahului dari arah berlawanan. Sopir truk sempat menghindari tabrakan dengan membanting setir, namun benturan tidak dapat dihindari. Akibatnya, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Pihak Kodam IX/Udayana menyatakan telah mengambil langkah cepat, mulai dari pengamanan lokasi hingga membantu evakuasi korban. Selain itu, koordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban juga dilakukan, termasuk kunjungan duka serta pemberian santunan.

Baca Juga: Prabowo Tinjau Posko Kesehatan Kodam I/BB di Tapanuli Selatan, Pastikan Warga Mendapat Layanan

“Kami menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan penanganan dilakukan secara transparan,” ujar Kapendam IX/Udayana.

Kodam juga menegaskan bahwa proses penanganan kasus ini dilakukan secara terbuka dan sesuai hukum yang berlaku. Evaluasi internal akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

(Sumber: Antara)

x|close