Ntvnews.id, Bandung - Polrestabes Bandung tengah menyelidiki dugaan kelalaian tenaga perawat yang nyaris menyebabkan bayi diserahkan kepada orang tua yang bukan kandungnya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Anton, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih mendalami kemungkinan adanya unsur pidana maupun pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam kejadian tersebut.
"Kami saat ini masih dalam tahap penyelidikan, sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan nantipun dari hasil penyelidikan ini akan kami sampaikan," kata Anton di Bandung pada Selasa, 14 April 2026.
Ia menjelaskan, petugas kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna mengumpulkan data serta keterangan awal.
Baca Juga: Beralih ke Gas Pertamina, RSUP Hasan Sadikin Bandung Sukses Lakukan Efisiensi
Menurutnya, hingga kini belum dapat dipastikan apakah insiden tersebut terjadi akibat kelalaian administratif semata atau terdapat unsur kesengajaan.
“Kami masih dalam tahap penyelidikan dan akan memeriksa SOP yang diterapkan di rumah sakit,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anton menyebutkan bahwa pihak kepolisian akan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) serta meminta keterangan dari berbagai pihak, termasuk tenaga medis yang bertugas saat peristiwa terjadi.
Selain itu, sejumlah pihak terkait juga akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi guna mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh.
Baca Juga: Kekecewaan Orang Tua Bayi Tertukar di RSIJ Cempaka Putih: Mau Tes DNA Mandiri
Sebelumnya, seorang ibu bernama Nina Saleha membagikan pengalamannya melalui platform TikTok pada Rabu, 8 April 2026, terkait dugaan kelalaian perawat di RSHS Bandung.
Nina, yang baru saja melahirkan, mengaku hampir kehilangan bayinya saat berada di ruang perawatan rumah sakit tersebut.
Peristiwa itu terjadi ketika bayinya hampir dibawa pulang oleh orang yang tidak dikenal, yang diduga menerima bayi tersebut dari salah satu perawat di ruang NICU Gedung Ibu dan Anak RSHS Bandung saat dirinya sedang meninggalkan ruangan untuk makan.
(Sumber: Antara)
Arsip- Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat. ANTARA/Rubby Jovan (Antara)