Kasus Aduan Dibalas AI, Pramono Copot Lurah Kalisari dan 2 Pejabat Lainnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Apr 2026, 11:50
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengambil langkah tegas dengan membebastugaskan Lurah Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Siti Nurhasanah, usai polemik penanganan aduan warga yang dibalas menggunakan gambar hasil rekayasa artificial intelligence (AI).

Tak hanya lurah, dua pejabat Kelurahan Kalisari lainnya yakni Kepala Seksi Pemerintahan dan Kepala Seksi Ekonomi serta Pembangunan juga turut dicopot dari jabatannya. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk evaluasi serius terhadap kinerja aparatur dalam pelayanan publik di Jakarta.

"Dari Kasi Ekonomi Pembangunan dan Kasi Pemerintahan, termasuk Lurah Kalisari , kami bebastugaskan. Dibebastugaskan itu artinya dari jabatan yang dia sandang saat ini," ujar Pramono usai memimpin town hall meeting dengan seluruh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu, 15 April 2026.

Selain itu, tiga petugas PPSU yang terlibat dalam kasus tersebut juga dijatuhi sanksi berupa Surat Peringatan 1 (SP1). Pramono menegaskan, sanksi lebih berat hingga pemecatan akan diberikan jika pelanggaran serupa kembali terjadi.

Pramono Anung <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

"Dan tadi secara pribadi tiga-tiganya saya temui. Dan saya sampaikan ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka kalau memang masih ingin bekerja di DKI Jakarta" ujarnya.

Pramono menilai, kasus di Kalisari telah mencoreng citra Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Oleh karena itu, ia memastikan penanganan dilakukan secara serius agar kejadian serupa tidak terulang.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembebastugasan bukan berarti pemberhentian permanen. Langkah tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan bagi aparatur sipil negara (ASN).

"Tetapi saya juga tidak mau menghilangkan karier seseorang. Setelah nanti dibina menjadi lebih baik, kita kasih kesempatan untuk bisa berkarya lebih baik," ungkap Pramono Anung.

x|close