A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Bikin Jijik! Ini Isi Chat Mesum Guru Besar Unpad ke Mahasiswi, Paksa Minta Foto Bikini - Ntvnews.id

Bikin Jijik! Ini Isi Chat Mesum Guru Besar Unpad ke Mahasiswi, Paksa Minta Foto Bikini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 09:30
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) (Wikipedia)

Ntvnews.id, Jakarta - Percakapan yang diduga melibatkan seorang Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan mahasiswi program pertukaran menjadi sorotan tajam publik setelah tangkapan layarnya beredar luas di media sosial. Fokus perhatian tertuju pada isi komunikasi yang dinilai melampaui batas profesional antara dosen dan mahasiswa.

Dalam sejumlah pesan yang beredar, oknum akademisi tersebut diduga mengirimkan permintaan yang bersifat pribadi dan tidak relevan dengan konteks akademik. Salah satu pesan yang paling banyak disorot berbunyi:

"I need your photo, When Swim in the Phuket beach, wearing bikini," (Saya butuh fotomu saat berenang di pantai Phuket, memakai bikini).

Permintaan tersebut langsung mendapat penolakan dari mahasiswi yang bersangkutan. Ia menegaskan tidak bersedia membagikan foto pribadi dengan konten seperti yang diminta. Namun, komunikasi tidak berhenti sampai di situ.

Baca Juga: Viral Dugaan Chat Mesum Guru Besar Unpad ke Mahasiswi, Maksa Minta Foto Bikini

Alih-alih menghormati penolakan, percakapan berlanjut dengan pendekatan lain yang dinilai semakin tidak pantas. Dalam pesan berikutnya, oknum tersebut justru memberikan saran yang mengarah pada situasi santai bernuansa pribadi, bahkan menyentuh gaya hidup di luar konteks akademik.

"Yes, please drink more Brandy and then swim, this is saturday night, better to fly. All academic stressful task would go out," (Ya, silakan minum lebih banyak brandy lalu berenang, ini malam Sabtu, lebih baik bersenang-senang. Semua tugas akademik yang membuat stres akan hilang).

Isi pesan ini memicu kritik karena dianggap sebagai upaya membangun kedekatan personal yang tidak semestinya, terlebih dengan menyisipkan saran konsumsi alkohol dan aktivitas non-akademik.

Nada komunikasi kemudian bergeser menjadi lebih personal. Oknum tersebut kembali menghubungi mahasiswi dengan pesan yang menunjukkan kedekatan emosional, meski tidak mendapat respons positif sebelumnya.

"I miss you, how are you?" (Aku merindukanmu, bagaimana kabarmu?).

Tidak berhenti di situ, permintaan awal kembali diulang dengan nada yang menunjukkan harapan agar mahasiswi tersebut memenuhi keinginannya.

Baca Juga: 16 Mahasiswa FH UI Diskors hingga 30 Mei 2026, Dilarang Ikut Kuliah dan Aktivitas Kampus

"I am still waiting your bikini style," (Saya masih menunggu gaya bikinimu).

Rangkaian pesan ini memperlihatkan pola komunikasi yang berulang: dimulai dari permintaan pribadi, dilanjutkan dengan pendekatan persuasif, hingga akhirnya menjadi tekanan halus melalui pengulangan permintaan.

Merasa tidak nyaman dengan isi percakapan tersebut, mahasiswi akhirnya mengambil langkah tegas dengan memblokir akun yang bersangkutan. Ia juga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kampus melalui dosen, disertai bukti percakapan.

Kasus ini semakin menyita perhatian publik karena isi chat yang beredar dinilai mencerminkan dugaan pelanggaran etika serius di lingkungan akademik, khususnya dalam relasi antara pengajar dan mahasiswa.

Hingga kini, perbincangan publik masih berfokus pada substansi percakapan tersebut, sembari menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait.

x|close