Festival Songkran 2026 di Thailand Telan Ratusan Korban Jiwa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Apr 2026, 12:17
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Songkran Songkran (China Daily)

Ntvnews.id, Bangkok - Perayaan Songkran 2026 di Thailand diwarnai tingginya angka kecelakaan lalu lintas selama periode yang dikenal sebagai “Seven Dangerous Days”. Dalam empat hari pertama, tercatat 154 orang meninggal dunia dan 705 lainnya mengalami luka-luka.

Dilansir dari Bangkok Post, Jumat, 17 April 2026, total kecelakaan mencapai 755 kasus. Jumlah ini mengalami penurunan hampir 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.002 kasus.

Namun, jumlah korban meninggal justru meningkat dari 144 orang pada tahun lalu menjadi 154 orang pada tahun ini. Sementara itu, jumlah korban luka turun dari 999 menjadi 705 orang.

Kepala Road Safety Centre, Yossapol Wenukoset, menyebutkan bahwa pada Senin saja terjadi 237 kecelakaan di seluruh Thailand, dengan 224 orang mengalami luka dan 51 orang meninggal dunia.

Baca Juga: Thailand Bakal Tetap Adakan Festival Air Songkran

Lonjakan kecelakaan yang terus berulang selama festival ini menjadi perhatian serius pemerintah Thailand. Tahun ini, pemerintah meluncurkan kampanye keselamatan bertajuk "Drive Safely, Reduce Speed, Prevent Accidents" yang berlangsung pada 10–16 April.

Wakil Juru Bicara Pemerintah Lalida Persvivatana menjelaskan bahwa Kementerian Pariwisata dan Olahraga bekerja sama dengan Biro Polisi Pariwisata serta lembaga terkait untuk melakukan pemantauan ketat selama periode yang dikenal sebagai “Tujuh Hari Berbahaya”.

Istilah tersebut merujuk pada masa kampanye keselamatan jalan selama perayaan Songkran, yang biasanya diiringi lonjakan tajam kecelakaan lalu lintas.

Songkran <b>(China Daily)</b> Songkran (China Daily)

Ia juga mengungkapkan bahwa tujuh wisatawan asing mengalami luka dalam insiden terpisah selama periode tersebut, namun tidak ada korban jiwa dari kalangan turis.

Lalida menambahkan bahwa pihak kementerian terus memperkuat langkah-langkah pengamanan di destinasi wisata utama, sembari berkoordinasi dengan berbagai instansi guna memastikan kelancaran festival.

"Pemerintah mendesak masyarakat dan wisatawan untuk mengemudi secara bertanggung jawab dan mematuhi prinsip 'jangan minum dan mengemudi' untuk memastikan bahwa festival Songkran tahun ini tetap menjadi acara yang aman dan menyenangkan bagi semua," katanya.

x|close