Banjir Rendam 32 RT di Jakarta, BPBD Sebut Dipicu Hujan Deras dan Luapan Sungai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Apr 2026, 14:01
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Banjir setinggi 175 sentimeter merendam permukiman warga di wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin 20 April 2026. (ANTARA/Siti Nurhaliza). Banjir setinggi 175 sentimeter merendam permukiman warga di wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin 20 April 2026. (ANTARA/Siti Nurhaliza). (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD) melaporkan bahwa hingga Senin siang, banjir masih menggenangi 32 rukun tetangga (RT) yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

"Banjir disebabkan hujan deras serta meluapnya Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin 20 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa banjir tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Minggu, 19 April 2026.

Kondisi tersebut menyebabkan tinggi muka air di Pos Pesanggrahan meningkat hingga berstatus Siaga 3 pada pukul 20.00 WIB.

Baca Juga: Tips Pola Hidup Sehat untuk Cegah Batuk Pilek di Tengah Cuaca Tak Menentu

Status Siaga 3 juga tercatat di beberapa titik lainnya, yakni Bendung Katulampa pada pukul 21.00 WIB, Pos Pantau Depok pada pukul 22.00 WIB, serta Pos Angke Hulu pada pukul 23.00 WIB.

Situasi ini kemudian memicu terjadinya genangan di sejumlah wilayah Jakarta.

"Untuk ketinggian banjir, mulai dari 30 sentimeter (cm) hingga 1,7 meter," ujar Yohan.

Saat ini, BPBD DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya penanganan dengan mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di tiap wilayah terdampak.

Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), guna melakukan penyedotan air serta memastikan sistem drainase berfungsi optimal.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tegas Yohan.

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, sebaran banjir di 32 RT tersebut meliputi:

Jakarta Selatan (10 RT):

  • Kelurahan Pondok Pinang: 4 RT
  • Kelurahan Pengadegan: 2 RT
  • Kelurahan Rawajati: 1 RT
  • Kelurahan Pejaten Timur: 3 RT

Ketinggian air berkisar antara 40 hingga 120 cm, yang disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung dan Kali Pesanggrahan.

Baca Juga: Pemkot Jaksel Gelar Operasi Tangkap Ikan Sapu-Sapu

Jakarta Timur (22 RT):

  • Kelurahan Bidara Cina: 2 RT
  • Kelurahan Kampung Melayu: 8 RT
  • Kelurahan Cawang: 7 RT
  • Kelurahan Cililitan: 5 RT

Ketinggian air mencapai 30 hingga 175 cm, dengan penyebab utama luapan Kali Ciliwung.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.

Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan 112 yang tersedia secara gratis dan beroperasi selama 24 jam.

(Sumber: Antara)

x|close