Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Terdampak Gempa 7,4 dan Tsunami di Jepang Utara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 10:19
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi peristiwa gempa dan peringatan tsunami di Jepang. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu) Ilustrasi peristiwa gempa dan peringatan tsunami di Jepang. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa gempa bumi besar berkekuatan magnitudo 7,4 yang disertai tsunami di wilayah utara Jepang pada Senin sore waktu setempat.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa pihaknya melalui KBRI Tokyo telah menerima informasi terkait peringatan tsunami di Prefektur Aomori, Iwate, serta sebagian wilayah Hokkaido setelah gempa terjadi.

“Hingga saat ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa,” kata Heni dalam pernyataan tertulis, dikonfirmasi Senin.

Ia menegaskan bahwa KBRI Tokyo terus menjalin komunikasi intensif dengan komunitas diaspora Indonesia di daerah yang terdampak, terutama di Prefektur Aomori dan Iwate.

Baca Juga: Gempa M 7,4 Guncang Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Sebagai langkah antisipasi, para WNI yang berada di wilayah Prefektur Aomori, Iwate, dan Hokkaido diimbau untuk terus memantau perkembangan peringatan tsunami serta mengikuti prosedur evakuasi yang ditetapkan oleh otoritas setempat.

Bagi WNI yang menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan bantuan, KBRI Tokyo menyediakan layanan hotline yang dapat dihubungi melalui nomor +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419, kata Heni.

Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo tersebut mengguncang Jepang pada Senin waktu setempat, disertai dengan peringatan tsunami di wilayah utara dan timur laut negara itu.

Berdasarkan data dari United States Geological Survey, gempa terjadi pada pukul 07.52 GMT (14.52 WIB) dengan pusat gempa berada sekitar 71 kilometer dari Kota Miyako di Prefektur Iwate.

Sementara itu, pemerintah Jepang mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 7,5 dan mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Aomori, Hokkaido, serta Iwate yang berada di pesisir Samudera Pasifik.

Baca Juga: PLTN Jepang Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh Usai Gempa M 7,4

Menurut laporan Kyodo News, otoritas setempat sempat menghentikan sementara operasional kereta cepat yang menghubungkan ibu kota Tokyo dengan Prefektur Aomori akibat gempa tersebut.

Di sisi lain, pemerintah Jepang memastikan bahwa “tidak ada situasi abnormal terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir" di wilayah Aomori dan Miyagi.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Load More
x|close