Prabowo Dijadwalkan Kunjungan Kenegaraan ke Prancis, Perkuat Kerja Sama Strategis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 15:10
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Luar Negeri Sugiono bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari (kanan) berjalan menuju ruangan di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./kye Menteri Luar Negeri Sugiono bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari (kanan) berjalan menuju ruangan di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./kye (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara.

"Juga rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis yang akan dilakukan dalam waktu dekat," kata Sugiono dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Presiden Prabowo telah mengunjungi Paris pada 14 April lalu untuk melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan hubungan bilateral serta peluang peningkatan kerja sama di berbagai sektor.

Sugiono menyebut salah satu fokus kerja sama adalah sektor industri pertahanan, mengingat Indonesia merupakan salah satu pembeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Prancis.

Baca Juga: Survei Index Politica: 70,77 Persen Publik Puas pada Kepemimpinan Prabowo

Selain itu, kedua negara juga mendorong kerja sama di bidang pendidikan, khususnya sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), guna mendukung transfer teknologi dan peningkatan kemampuan penguasaan teknologi dalam negeri.

"Sehingga terjadi apa yang disebut satu kerja sama 'beyond procurement' (di luar pengadaan) kita tidak hanya sebatas membeli saja, tetapi juga melakukan transfer teknologi dan penguasaan teknologi dari barang-barang yang kita beli," kata Sugiono.

Lebih lanjut, kerja sama Indonesia dan Prancis juga mencakup sektor energi, pemanfaatan mineral kritis, ekonomi kreatif, infrastruktur, hingga transportasi.

Sugiono menilai hubungan personal antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kemitraan kedua negara, yang saat ini berstatus mitra strategis.

Baca Juga: Prabowo dan Putin Bahas Peluang WNI Ikuti Program Kosmonot Rusia

"Prancis juga merupakan mitra strategis Indonesia. Peningkatan hubungan kemitraan strategis yang lebih komprehensif ini sedang dibahas sehingga diharapkan saat itu terjadi nanti cakupan kerja sama yang kita lakukan dengan Prancis juga akan menjadi lebih luas dan lebih strategis," ujarnya.

Tercatat, sejak menjabat sebagai Presiden RI, Prabowo telah tiga kali mengunjungi Prancis, termasuk menghadiri peringatan Bastille Day pada 14 Juli 2025 serta kunjungan pada Januari 2026 untuk memperkuat kerja sama strategis kedua negara.

(Sumber: Antara)

x|close