Iran Beri Pengecualian Tarif Transit Selat Hormuz untuk Negara Sahabat, Termasuk Rusia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Apr 2026, 13:55
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Unit-unit angkatan laut Iran dan Rusia melakukan simulasi penyelamatan kapal yang dibajak selama latihan gabungan di Pelabuhan Bandar Abbas, dekat Selat Hormuz, Hormozgan, Iran, Kamis (19/2/2026). /ANTARA/HO-Iranian Navy/Joint Military Exercise/pri. Ilustrasi - Unit-unit angkatan laut Iran dan Rusia melakukan simulasi penyelamatan kapal yang dibajak selama latihan gabungan di Pelabuhan Bandar Abbas, dekat Selat Hormuz, Hormozgan, Iran, Kamis (19/2/2026). /ANTARA/HO-Iranian Navy/Joint Military Exercise/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Pemerintah Iran disebut memberikan pengecualian biaya transit di Selat Hormuz kepada sejumlah negara, termasuk Rusia. Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, kepada RIA Novosti.

Sebelumnya, Wakil Ketua Pertama Parlemen Iran Hamid Reza Haji Babaei mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya Iran memperoleh pendapatan dari biaya penyeberangan di Selat Hormuz, yang telah ditransfer ke bank sentral negara tersebut.

Baca Juga: Menteri Angkatan Laut AS Mundur di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

"Saat ini kami memberikan pengecualian bagi sejumlah negara, tetapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Namun, Kementerian Luar Negeri kami saat ini sedang berupaya untuk menerapkan pengecualian bagi negara-negara sahabat, termasuk Rusia," kata Dubes Kazem Jalali ketika ditanya apakah Iran memberikan pengecualian terhadap tarif Selat Hormuz.

Kebijakan penerapan tarif ini muncul setelah adanya serangan bersama oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Pemerintah Iran menyatakan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk membiayai pengamanan di kawasan strategis tersebut.

Baca Juga: Dunia Hampir Berakhir, Trump Coba-coba Gunakan Kode Nuklir untuk Serang Iran

Dalam perkembangan terbaru, Iran juga telah menutup Selat Hormuz hingga blokade angkatan laut Amerika Serikat sepenuhnya dicabut. Situasi ini berdampak besar karena Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk Persia ke pasar global.

Ketegangan geopolitik tersebut turut memengaruhi produksi serta ekspor energi di wilayah tersebut, mengingat pentingnya Selat Hormuz dalam rantai pasok energi dunia.

(Sumber: Antara)

x|close