Ntvnews.id, Jakarta - Viral di media sosial, pengelola tempat penitipan anak atau daycare yang diduga melakukan kekerasan terhadap anak-anak yang dititipkan. Tempat penitipan anak ini bernama daycare Little Aresya di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Korban disebut diikat tangan dan kakinya selayaknya dibedong, namun tak mengenakan baju. Selain itu korban juga ada yang mulutnya disumpal oleh diduga pengasuh, agar tak menangis. Ada juga anak yang diduga dicubit pengasuh.
Usai mendapatkan laporan dan persoalan ini viral di media sosial, polisi pun mengambil tindakan. Polresta Yogyakarta menangkap 30 orang saat menggerebek daycare Little Aresya pada Jumat, 24 April 2026.
"Alhamdulillah kemarin juga kita telah mengamankan sekitar 30 orang," ujar Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, Sabtu, 25 April 2026.
Puluhan orang yang terdiri dari pengasuh, pimpinan yayasan, hingga satu orang petugas keamanan hingga kini masih menjalani proses pemeriksaan.
"Dari tadi malam sampai dengan detik ini juga masih dilakukan pemeriksaan pendalaman oleh unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak)," tutur Adrian.
Adrian mengatakan, penyidik masih akan melengkapi berkas dan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini.
"Ada masukan-masukan dari beberapa para kanit sehingga unit PPA butuh melakukan pendalaman lagi. Setelah ini kami lakukan gelar perkara penetapan tersangka," tandasnya.
Anak-anak yang diduga jadi korban kekerasan di daycare kawasan Yogyakarta. (Instagram)