A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pramono Gratiskan 103 Sekolah Swasta, Anggaran Capai Rp253,6 Miliar - Ntvnews.id

Pramono Gratiskan 103 Sekolah Swasta, Anggaran Capai Rp253,6 Miliar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Apr 2026, 18:09
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Humas Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung menjalankan program sekolah swasta gratis sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Tahun 2026, sebanyak 103 sekolah swasta di Jakarta masuk dalam program ini dengan total anggaran mencapai Rp253.625.139.600.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 312 Tahun 2025, yang menjadi dasar pelaksanaan bantuan pendidikan bagi sekolah swasta di ibu kota.

Dari total 103 sekolah, 40 sekolah merupakan penerima lanjutan yang mendapatkan pendanaan penuh selama 12 bulan (Januari–Desember 2026). Lalu, 63 sekolah merupakan penerima baru dengan dukungan anggaran selama 6 bulan (Juli-Desember 2026).

Program ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK hingga SLB yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

Baca Juga: Jakarta dan Jeju Jalin Kerja Sama Sister City, Pramono Dorong Kolaborasi Global

Ilustrasi Siswa Sekolah Dasar <b>(Pixabay)</b> Ilustrasi Siswa Sekolah Dasar (Pixabay)

Baca Juga: Pramono Pertemuan Bilateral dengan Shenzhen Metro Group, Dorong Transportasi Terintegrasi di Jakarta

Pramono menyampaikan, kebijakan sekolah gratis di swasta ini menjadi bukti keseriusan Pemprov DKI dalam memastikan seluruh anak mendapatkan pendidikan yang layak, terutama bagi keluarga kurang mampu.

“Jakarta secara sungguh-sungguh mulai mengalokasikan anggaran untuk sekolah swasta gratis. Mudah-mudahan, apa yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dapat memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga kurang mampu,” ujarnya, Minggu, 26 April 2026.

Selain sekolah gratis, Pemprov DKI Jakarta juga memastikan berbagai program bantuan pendidikan tetap berlanjut, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan Program pemutihan ijazah.

Pramono menyampaikan selamat kepada seluruh penerima manfaat, baik pihak sekolah maupun peserta program bantuan pendidikan. Ia berharap berbagai kebijakan ini menjadi pijakan awal lahirnya generasi Jakarta yang lebih maju melalui akses pendidikan yang inklusif, tuntas, dan berkualitas.

x|close