Ntvnews.id, Jakarta - Tokoh buruh Jumhur Hidayat terlihat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta saat beredar kabar pelantikan pejabat pada Senin, 27 April 2026. Ia datang sekitar pukul 14.00 WIB dengan mengenakan jas hitam dan dasi biru muda, serta didampingi oleh keluarganya.
Setibanya di lokasi, Jumhur tidak banyak memberikan keterangan kepada wartawan sebelum memasuki gedung istana. Ia hanya menyebut bahwa dirinya baru menerima informasi terkait agenda pelantikan kabinet pada pagi hari.
"Tadi pagi ya," katanya.
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan menggelar pelantikan pada hari tersebut. Nama Jumhur disebut-sebut sebagai salah satu kandidat yang akan mengisi posisi Menteri Lingkungan Hidup.
Namun demikian, Jumhur mengaku belum mengetahui posisi yang akan diembannya.
Baca Juga: Tiba di Istana Jelang Reshuffle, Qodari: Rasanya Badan Komunikasi Pemerintah
"Menteri apa saya belum tahu," kata dia, yang kemudian lebih banyak berbicara mengenai persiapan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei.
Sementara itu, pimpinan KSPSI Andi Ghani membenarkan adanya rencana pelantikan Jumhur sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Saat ini, jabatan tersebut masih dipegang oleh Hanif Faisol.
"Dari Minggu lalu ke istana. Menteri lingkungan hidup, benar, benar," ujarnya kepada wartawan.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Presiden Prabowo akan melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada hari yang sama.
Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan M. Qodari menegaskan bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif presiden. Pernyataan itu ia sampaikan saat menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan dirinya dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
"Itu semua prerogatif Presiden. Kita tunggu saja perkembangan dari beliau," kata Qodari melalui pesan singkat.
Isu reshuffle kabinet memang sudah ramai dibicarakan dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah nama, termasuk Menko PMK Pratikno, disebut masuk dalam daftar yang berpotensi diganti.
Di sisi lain, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga sempat menanggapi kabar tersebut dengan meminta masyarakat menunggu keputusan resmi pemerintah.
Meski begitu, Teddy tidak merinci siapa saja menteri yang akan diganti maupun waktu pasti pelaksanaan reshuffle tersebut.
Abdul Kadir Karding (Dok. NTVNews.id)