Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Melonjak 9 Kali Lipat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Apr 2026, 19:02
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Mobil listrik kompak murah Volvo EX30 diperkirakan akan mulai dijual dengan harga sekitar Rp573 jutaan. (Foto: Teslarati) Mobil listrik kompak murah Volvo EX30 diperkirakan akan mulai dijual dengan harga sekitar Rp573 jutaan. (Foto: Teslarati)

Ntvnews.id, Jakarta - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendorong perubahan dalam pola transportasi masyarakat. Di Jakarta, jumlah pengguna kendaraan listrik mengalami pengingkatan hingga 9 kali lipat dalam beberapa tahun terakhir.

Tren ini diperkirakan terus berlanjut seiring tingginya biaya bahan bakar konvensional dan semakin banyaknya fasilitas pendukung kendaraan listrik. PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mencatat, pertumbuhan signifikan pengguna electric vehicle (EV) di Jakarta.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin mengatakan bahwa jumlah kendaraan listrik di Jakarta kini melonjak hingga sembilan kali lipat. Menurutnya, Jakarta menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan kendaraan listrik tercepat di Indonesia.

"Pertumbuhan kendaraan listrik sangat besar, khususnya Jakarta. Naik sampai sembilan kali lipat kendaraannya," ucapnya di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 27 April 2026.

Selain jumlah kendaraan listrik yang meningkat, kebiasaan masyarakat dalam mengisi daya juga berubah. Kini banyak pemilik kendaraan listrik memilih melakukan pengisian daya di rumah atau home charging.

Baca Juga: YouTuber AS Kulik Mobil Listrik China di Beijing Auto Show 2026: Murah, Canggih, dan Banyak Pilihan

Ilustrasi. Mobil listrik sedang melakukan pengisian daya. (Foto: Reuters) Ilustrasi. Mobil listrik sedang melakukan pengisian daya. (Foto: Reuters)

Baca Juga: Mobil Listrik Diduga Patah As Roda Depan, Picu Kekhawatiran Soal Keamanan dan Ketahanan

PLN mencatat sejak 2021 hingga sekarang, penggunaan home charging naik hingga 21 kali lipat, dengan total sekitar 830 ribu pengguna.

Masyarakat memilih pengisian daya di rumah karena lebih praktis dan ekonomis. Selain itu, PLN juga memberikan sejumlah insentif menarik, seperti tarif listrik diskon untuk pengisian di atas pukul 22.00 WIB, potongan biaya pemasangan baru home charging, hingga kemudahan akses pengisian tanpa harus keluar rumah.

Untuk mendukung mobilitas pengguna EV, PLN juga terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik Jakarta. Langkah ini dilakukan agar pengguna kendaraan listrik tidak kesulitan saat mengisi daya di perjalanan.

PLN juga menghadirkan fitur Trip Planner di aplikasi seluler mereka. Fitur ini memudahkan pengguna kendaraan listrik untuk mengetahui lokasi SPKLU terdekat, memantau potensi antrean pengisian daya, dan merencanakan perjalanan lebih efisien.

(Sumber: Antara)

x|close