Emosi saat Wawancara, Trump: Saya Bukan Pedofil

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 06:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers di Washington DC. ANTARA/Anadolu Ajensi/pri. Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers di Washington DC. ANTARA/Anadolu Ajensi/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kemarahannya kepada presenter Norah O'Donnell dari CBS News saat sesi wawancara dalam rangkaian acara jamuan White House Correspondents Dinner pada Minggu, 26 April 2026.

Kemarahan tersebut dipicu ketika O'Donnell menyinggung isi manifesto yang ditulis oleh pelaku penembakan, Cole Tomas Allen, yang diduga menargetkan Trump dalam acara tersebut. Manifesto itu berisi ungkapan kebencian pelaku terhadap sosok yang ia sebut sebagai “pedofil, pemerkosa, dan pengkhianat”.

"Saya tidak lagi bersedia membiarkan seorang pedofil, pemerkosa, dan pengkhianat menodai tangan saya dengan kejahatannya," ujar O'Donnell saat membacakan kutipan manifesto pelaku.

Meskipun tidak ada penyebutan nama Trump secara langsung dalam tulisan tersebut, Trump tampak tersinggung dan langsung merespons dengan nada tinggi setelah sebelumnya menjawab pertanyaan dengan tenang.

Baca Juga: 2 Mantan PM Israel Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu

"Saya sudah menunggu Anda membacakan itu karena saya tahu Anda akan melakukannya, karena kalian orang-orang yang buruk. Sangat buruk," kata Trump.

Ia kemudian membantah keras tudingan tersebut.

"Ya, dia (Tomas Allen) memang menulis itu. Saya bukan pemerkosa. Saya tidak pernah memperkosa siapa pun," paparnya menambahkan.

Ketika O'Donnell mencoba mengklarifikasi dengan bertanya, "Oh, menurut Anda dia sedang merujuk kepada Anda?", Trump tidak menanggapi pertanyaan itu dan langsung menegaskan:

"Saya bukan pedofil." ujar Trump.

Trump terlihat tersinggung, terutama karena menganggap pernyataan tersebut sebagai sindiran yang mengaitkannya dengan Jeffrey Epstein, meski nama itu tidak disebut dalam manifesto maupun wawancara.

Arsip foto - Presiden AS Donald Trump berbicara selama upacara pemberian Medali Kehormatan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada 2 Maret 2026. ANTARA/Kyle Mazza/Anadolu/pri. <b>(Antara)</b> Arsip foto - Presiden AS Donald Trump berbicara selama upacara pemberian Medali Kehormatan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada 2 Maret 2026. ANTARA/Kyle Mazza/Anadolu/pri. (Antara)

"Anda membacakan omong kosong dari orang sakit," kata Trump. "Saya dikaitkan dengan hal-hal yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya."

Sebelumnya, O'Donnell sempat menanyakan apakah pengalaman dalam acara tersebut akan memengaruhi pandangan Trump terhadap media. Trump merespons secara tidak langsung dengan mengkritik media yang menurutnya cenderung berseberangan dengan kebijakannya, khususnya terkait isu imigrasi dan kriminalitas.

Baca Juga: Terungkap Mahar Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ada Logam Mulia hingga Uang Pound Sterling

Namun, pernyataan kerasnya setelah itu justru memperjelas sikapnya terhadap wawancara tersebut.

"Anda seharusnya malu pada diri sendiri karena membacakan (manifesto) itu, karena saya bukan salah satu dari hal-hal tersebut," kata Trump.

"Anda tidak seharusnya membacakan itu di '60 Minutes.' Anda memalukan." pungkasnya.

x|close